Anggota DPR RI Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pemuda yang Tewas di Masjid

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XIII DPR RI, Jamaluddin Idham

Anggota Komisi XIII DPR RI, Jamaluddin Idham

Zonafaktualnews.com – Anggota Komisi XIII DPR RI, Jamaluddin Idham, mengecam keras aksi pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda asal Simeulue, Aceh, di Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara.

Jamaluddin mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat, 31 Oktober 2025 dini hari WIB, ketika korban bernama Arjun (21) diduga dianiaya oleh sekelompok pemuda di dalam area masjid hingga meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tayangan CCTV yang merekam kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

BACA JUGA :  Mahkamah Agung Batalkan Vonis Bebas, Ronald Tannur Kembali ke Penjara

“Saya mengecam keras tindakan pengeroyokan itu. Perbuatan biadab tersebut tidak hanya menghilangkan nyawa seseorang, tetapi juga mencoreng nilai kemanusiaan dan kesucian rumah ibadah,” ujar Jamaluddin Idham dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/11/2025).

Anggota DPR RI Fraksi PDIP itu menegaskan, masjid seharusnya menjadi tempat berlindung dan kedamaian, bukan arena kekerasan.

Jamaluddin menilai tindakan itu telah menimbulkan luka mendalam dan kekecewaan besar di kalangan masyarakat Aceh.

“Masjid adalah tempat suci. Tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan kekerasan, apalagi hingga merenggut nyawa di rumah Allah,” tambah Jamaluddin.

BACA JUGA :  Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Warga di Barombong Finish di Sel

Politisi muda asal Aceh itu meminta Kapolda Sumatera Utara dan jajarannya untuk segera mengusut kasus ini secara transparan dan profesional, serta memastikan semua pelaku dihukum setimpal.

“Kami mendesak aparat penegak hukum memproses kasus ini seadil-adilnya. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu agar keluarga korban memperoleh keadilan,” tegasnya.

Menurut Jamaluddin, Komisi XIII DPR RI akan ikut memantau perkembangan kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

BACA JUGA :  WNA Jerman Ngamuk di Bali, Aniaya Wanita dan Lempari Polisi

Ia akan mengawal kasus tersebut hingga pelaku mendapat hukuman setimpal atas tindakan yang dilakukannya.

“Negara tidak boleh diam. Tindakan kekerasan seperti ini harus menjadi pelajaran agar tidak terulang di masa mendatang,” pungkasnya.

Kasus pengeroyokan yang menewaskan Arjun menjadi sorotan publik setelah video rekaman CCTV dari Masjid Agung Sibolga beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman itu, tampak korban dianiaya oleh sejumlah orang hingga tak berdaya, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu
Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:30 WITA

Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:11 WITA

Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:00 WITA

Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:03 WITA

Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:35 WITA

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Berita Terbaru