Ade Armando Sebut PDIP Sombong dan Potensi Kekalahan Ganjar

Jumat, 5 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando/Net

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando/Net

Zonafaktualnews.com – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando menyatakan PDIP sombong dan potensi kekalahan capres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang

“Terus terang saya merasa ada masalah serius dengan PDIP, maaf ya tapi mereka itu sombong dan kesombongannya bisa berharga sangat mahal,” ucapnya seperti yang dilangsir dari YouTube COKRO TV, yang dilihat pada Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA :  Anak Sontoloyo, Ayah Kandung Dibakar Hidup-hidup

“Saya menyarankan PDIP mengerem kesombongannya, sebagai sebuah partai terbesar PDIP perlu lebih rendah hati, PDIP harus sadar bahwa meskipun mereka memperoleh dukungan tertinggi tapi jauh dari mayoritas,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian ia mengingatkan kepada partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu bahwa meskipun elektabilitas Ganjar tinggi dalam berbagai survei, namun belum memperoleh dukungan mayoritas.

BACA JUGA :  Oknum Kades dan Brimob Perkosa Gadis ABG di Parigi Moutong

“Dan PDIP harus sadar bahwa meskipun calon yang mereka ajukan sebagai presiden yakni Ganjar Pranowo memperoleh suara terbesar berdasarkan survei-survei nasional itu juga masih jauh dari suara mayoritas,” bebernya.

Sehingga Ganjar belum tentu menang di Pilpres 2024, karena setiap waktu konstelasi dukungan bisa berpindah arah, dalam hal ini koalisi sangat diperlukan.

BACA JUGA :  Janji Dinikahi Jadi Dalih Bos Coto Makassar Coblos Gadis Difabel

“Setiap saat konstelasi dukungan bisa berubah, proses pemilihan presiden masih sangat dinamis, tidak ada sesuatu yang definitif karena itu kesediaan untuk bekerja sama dengan kelompok-kelompok lain sangat diperlukan,” pungkasnya.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terbaru