Top Up E-Money di Tol Makassar Dikeluhkan, Sikap Petugas Dinilai Kasar

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar yang dikeluhkan pengguna jalan.

Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar yang dikeluhkan pengguna jalan.

Zonafaktualnews.com – Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di Tol Makassar dikeluhkan dari pengguna jalan.

Selain persoalan teknis, sikap petugas di lapangan juga menjadi sorotan karena dinilai kurang ramah bahkan terkesan kasar.

Fasilitas yang diharapkan memudahkan transaksi tersebut disebut belum sepenuhnya memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kenyamanan pengguna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan itu disampaikan salah seorang pengguna jalan, Supahrin, terkait pengalamannya saat melakukan pengisian saldo di jalur Makassar menuju Bandara, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

BACA JUGA :  Gakkum dan KLHK Gagalkan Penyelundupan 51 Ekor Satwa Liar

Menurutnya, ia telah mengikuti prosedur pengisian dengan memasukkan kartu dan uang ke dalam slot loket. Namun, respons petugas justru dinilai tidak bersahabat.

“Saya sudah antre dan mengikuti aturan, tapi cara penyampaian petugas terkesan kasar,” ujarnya.

Supahrin mengungkapkan, saat itu terdapat dua petugas di dalam loket. Salah satu di antaranya disebut memberikan teguran dengan nada tinggi ketika antrean mulai memanjang, sehingga memicu ketidaknyamanan di tengah pengguna jalan yang sedang menunggu giliran.

Ia menilai, sebagai bagian dari pelayanan publik, petugas seharusnya mampu menyampaikan arahan dengan sikap yang lebih sopan dan komunikatif.

BACA JUGA :  Orangtua Murid Tolak Baliho Kepsek dan Protes Mogok Ngajar Guru

Selain masalah sikap, Supahrin juga mempertanyakan penjelasan petugas terkait gangguan jaringan yang terjadi saat itu.

Saat gilirannya tiba, petugas menyampaikan bahwa jaringan Bank Mandiri sedang bermasalah dan mengarahkan dirinya ke lokasi pengisian lain.

“Padahal sebelumnya saya pernah melakukan top up di lokasi yang sama tanpa kendala. Tiba-tiba disebut jaringan bermasalah, itu yang membuat saya bingung,” katanya.

Ia juga membandingkan pengalamannya dengan penggunaan kartu dari bank lain yang menurutnya justru lebih sering mengalami gangguan.

BACA JUGA :  BEM UNM Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

Akibat kejadian tersebut, Supahrin memilih meninggalkan lokasi dan beralih menggunakan layanan digital melalui aplikasi perbankan.

“Sekarang lebih praktis lewat aplikasi, lebih cepat dan tidak perlu antre,” tuturnya.

Ia berharap pihak pengelola Tol Makassar dapat melakukan evaluasi menyeluruh, tidak hanya pada sistem, tetapi juga pada kualitas pelayanan petugas di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola terkait keluhan tersebut.

 

(DS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak
Heboh Isu Makhluk Gaib di HSU, Satpol PP Terbitkan Edaran Tingkatkan Kewaspadaan
Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot
Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?
Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak
Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar Terungkap, Ada Mobil dan Jam Mewah
Pelarian Kiai Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Berakhir di Tangan Polisi
F-KRB Sentil BGN, Nilai MBG Tak Efektif, Desak Audit Total Pemborosan Anggaran

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:08 WITA

Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:04 WITA

Heboh Isu Makhluk Gaib di HSU, Satpol PP Terbitkan Edaran Tingkatkan Kewaspadaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:41 WITA

Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WITA

Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:34 WITA

Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak

Berita Terbaru