6 Kabupaten di Sulsel Darurat Longsor dan Banjir

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:20 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

6 Kabupaten di Sulsel Darurat Longsor dan Banjir

6 Kabupaten di Sulsel Darurat Longsor dan Banjir

Zonafaktualnews.com – Bencana banjir dan longsor melanda enam Kabupaten di Sulawesi Selatan.

Enam Kabupaten tersebut di antaranya Kabupaten Luwu, Wajo, Enrekang, Sidrap, Pinrang, dan Sinjai.

Pemprov Sulsel menetapkan tanggap darurat pada wilayah yang terdampak paling parah. Distribusi logistik juga diharapkan tersalur lebih cepat.

Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, memimpin Rapat Koordinasi bersama 6 Kabupaten Kota tersebut secara virtual di Ruang Rapat Sekda, Jumat (3/5/2024). Arsjad meminta semua potensi dikerahkan.

BACA JUGA :  Banjir Bandang Landa Enrekang, Ketinggian Air Capai Dada Orang Dewasa

Pj Bupati Enrekang, Baba, melaporkan, sejumlah lahan pertanian masyarakat terendam banjir, ada pula akses jembatan yang putus.

Jalan utama di poros Enrekang yang dari Sidrap ke Toraja dan dari Pinrang ke Toraja, tertutup material longsor.

Di Luwu, longsor dan banjir terjadi di beberapa wilayah. Bencana longsor juga mengakibatkan satu rumah tertimbun dan 7 orang meninggal dunia.

Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad mengatakan, pihaknya berharap terus dilakukan koordinasi kondisi terkini di daerah.

BACA JUGA :  Skema Pemerasan Terkuak, Eks Kajari Enrekang Diduga Terima Ratusan Juta

“Tetap optimalkan koordinasi. Teman-teman harus waspada karena masih terjadi hujan dan potensi (bencana) bisa terjadi,” ungkapnya.

Ia pun meminta kabupaten untuk segera menetapkan tanggap darurat bagi daerah yang kondisi bencananya sudah tergolong darurat. Sehingga bisa dilakukan pemanfaatan terhadap BTT.

“Kami berharap penanganan korban untuk daerah terdampak betul-betul dipastikan pemenuhan pangan, obat air bersih, dan lainnya,” pintanya.

Di Sidrap, sejumlah wilayah di 3 Kecamatan terdampak banjir. Satu korban diidentifikasi meninggal dunia karena terbawa arus banjir.

BACA JUGA :  Pelaku Perampokan di Kantor Mandiri Syar’iah Diciduk Polisi

Ia pun meminta Pemkab bersama Forkopimda menyiapkan upaya antisipasi mitigasi, termasuk memastikan akses jalan utama dapat dilalui sehingga mobilisasi logistik bantuan bisa dilakukan.

Arsjad pun menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel turut berduka atas musibah yang terjadi.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Gunung Latimojong Enrekang Mencekam, Api Karhutla 7 Hari Belum Padam
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA
Pasokan Elpiji Diputus Agen 4 Bulan, Pangkalan di Takalar Ngaku Diancam
Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Aksi Jilid II Rakyat Nusantara Ricuh di Kolaka, Polisi Diduga Pukuli Demonstran
Tambang Bermasalah di Gowa Terus Eksis, Janji Penindakan Tipidter Sekadar Bual?
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan