Waspada, Kurma Israel Bertebaran Pakai Nama Palsu Aljazair

Selasa, 12 Maret 2024 - 12:00 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Waspada, Kurma Israel Bertebaran Pakai Nama Palsu Aljazair

Waspada, Kurma Israel Bertebaran Pakai Nama Palsu Aljazair

Zonafaktualnews.com – Masyarakat Indonesia diminta waspada dengan Kurma Israel yang beredar memakai nama palsu Aljazair.

Kurma Israel tersebut dianggap salah satu modus oleh publik untuk menutupi penolakan boikot.

Penggunaan nama palsu Aljazair itu, setelah adanya video kurma Israel, Medjool, yang dipajang di toko-toko mancanegara.

Kurma Medjool yang sejatinya diproduksi perusahaan asal Israel itu dijual senilai 14,50 euro per kilogram.

Selain itu, terlihat juga logo di tengah kotak memperlihatkan nama perusahaan Israel, Shlomo.

Aktivis pro-Palestina di mancanegara mengecam upaya toko tersebut yang menyembunyikan asal produk untuk menghindari stagnasi barang mengingat seruan boikot produk Israel masih berlangsung.

“Kurma Medjool tidak tumbuh di Aljazair, tapi di wilayah pendudukan,” seru pelanggan toko saat mengingatkan produk tersebut buatan Israel yang dikutip Selasa (12/3/2024).

BACA JUGA :  MUI, NU, dan Muhammadiyah Tolak Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

“Anda harus menghilangkan tanda yang menyesatkan tersebut. Tentu saja saya tidak berbicara di sini tentang kurmanya,

Tapi moralitas Anda yang menempatkan kurma Israel di samping etalase produk Ramadan,” ujar seorang aktivis di Prancis.

Video berisi etalase kurma-kurma Medjool itu viral di media sosial X.

“Saya melihat di etalase Anda yang ditulis untuk bulan Ramadan, namun di sampingnya ada kurma dari sebuah negara yang tentaranya memburu rakyat Gaza seperti kelinci,” ungkap pelanggan.

Sementara itu, organisasi kemanusian Within Our Lifetime (WOL) telah merilis 25 daftar merek kurma Israel.

BACA JUGA :  MUI Haramkan Orang Kaya Pakai Gas 3 Kg dan Pertalite

Kurma Israel ini diserukan kepada masyarakat agar masuk daftar boikot. Berikut daftarnya:

1 Anna and Sarah

2 Bomaja

3 Bonbierra

4 Carmel

5 Delilah

6 Desert Diamond

7 Fancy Medjoul

8 Food to Live

9 Jordan Plains

10 Hadiklaim

11 Kalahari

12 Jordan River

13 King Solomon

14 Karsten Farms

15 Mehadrin

16 Premium Medjoul

17 NavaFresh

18 Rapunzel

19 Royal Treasure

20 Red Sea

21 Sincerely Nuts

22 Shams

23 Star Dates

24 Tamar Barhi

25 Urban Platter

Merespon beredarnya Kurma Israel, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan boikot.

Seluruh umat Islam di Indonesia agar tidak menggunakan produk dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel, termasuk kurma produksi Israel.

BACA JUGA :  MUI Kecam Pertemuan LGBT se-ASEAN di Jakarta

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Internasional Sudarmoto menyebut kurma produksi Israel hukumnya haram.

“Jangan lagi menjual produk-produk Israel termasuk kurma. Kurma itu sebenarnya halal, enak, saya juga pecinta kurma,

Halal zatnya, tapi jadi haram karena uang hasil penjualan itu untuk membunuhi warga Palestina,” kata Sudarmoto.

MUI kembali mengingatkan masyarakat tidak membeli produk yang terafiliasi dengan Israel untuk kebutuhannya di bulan Ramadan.

Peringatan itu sudah tercantum dalam Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 tentang hukum dukungan terhadap Palestina.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol
Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup
2 Kali Ngumpet dari Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa
Indonesia Terancam Digugat Malaysia, Imbas Kabut Asap Karhutla Makin Parah