MUI, NU, dan Muhammadiyah Tolak Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

Kamis, 10 April 2025 - 17:19 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan (Foto Instagram)

Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan (Foto Instagram)

Zonafaktualnews.com – Rencana Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk mengevakuasi 1.000 warga Gaza ke Indonesia menuai penolakan tegas dari tiga elemen penting umat Islam: Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.

Ketiganya menilai bahwa langkah tersebut justru dapat memperkuat agenda pendudukan Israel dan melemahkan perjuangan rakyat Palestina mempertahankan tanah air mereka.

Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas, menyebut rencana evakuasi itu sejalan dengan strategi relokasi yang pernah diusulkan Amerika Serikat dan Israel, yang bertujuan mengosongkan Gaza dari penduduk aslinya.

“Mengapa Indonesia ikut-ikutan membantu skenario mereka? Relokasi ini justru membuka ruang Israel untuk menguasai Gaza secara penuh,” ujar Buya Anwar, Rabu (9/4/2025).

BACA JUGA :  Mahfud MD Buka Borok MBG, Makan Cuma Rp34 Miliar, Sisanya ke Mobil dan Kaos

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi itu menegaskan bahwa sejarah menunjukkan pendudukan Israel kerap dimulai dari langkah-langkah sistematis seperti ini. Ia mengingatkan bagaimana Yerusalem, yang dulu milik Palestina, kini telah menjadi ibu kota Israel.

Senada dengan itu, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menilai rencana evakuasi warga Gaza adalah solusi yang keliru.

Menurutnya, permasalahan utama bukan pada warga sipil, tetapi pada agresi brutal militer Israel yang terus menerobos hukum internasional.

BACA JUGA :  Satelit China Meneropong Kehancuran Gaza Lampaui Nagasaki

“Yang harus dihentikan adalah serangan Israel, bukan malah memindahkan rakyat Palestina dari tanah kelahirannya. Ini justru bisa menjadi celah legal bagi Israel untuk memperluas pendudukannya,” kata KH Cholil melalui akun resminya, Kamis (10/4/2025).

Rais Syuriah PBNU itu juga mempertanyakan jaminan bahwa warga Gaza yang dievakuasi benar-benar bisa kembali ke tanah air mereka kelak. Ia menyoroti bahwa hingga hari ini, jutaan pengungsi Palestina di berbagai negara belum mampu pulang ke kampung halaman mereka.

Ketiganya sepakat bahwa bantuan kemanusiaan harus tetap diberikan kepada rakyat Gaza, namun tanpa harus mengorbankan hak mereka untuk hidup dan berjuang di tanah sendiri.

BACA JUGA :  Perbatasan Rafah Panas, Tentara Israel dan Mesir Baku Tembak

“Kami sangat mendukung pengobatan dan bantuan kemanusiaan. Tapi lakukan itu di Gaza atau negara-negara sekitar, bukan dengan membawa mereka ke Indonesia,” tegas Buya Anwar.

Dengan penolakan ini, MUI, NU, dan Muhammadiyah mengingatkan pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam mengambil langkah internasional, terutama yang berkaitan dengan konflik Palestina-Israel yang sarat kepentingan geopolitik.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar
Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur
Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia
Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Minggu, 13 September 2026 - 22:03 WITA

Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar

Minggu, 13 September 2026 - 17:39 WITA

Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur

Minggu, 13 September 2026 - 16:26 WITA

Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Berita Terbaru