3 Pemeran Video Viral Bule vs Ojol Akhirnya Ditangkap, Rencana Kabur Digagalkan

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga WNA saat diamankan oleh aparat di Polres Badung (kiri) serta salah satu perempuan yang diduga terlibat dalam video viral bersama seorang pengemudi ojek online di Bali (kanan). (Foto Kolase).

Tiga WNA saat diamankan oleh aparat di Polres Badung (kiri) serta salah satu perempuan yang diduga terlibat dalam video viral bersama seorang pengemudi ojek online di Bali (kanan). (Foto Kolase).

Zonafaktualnews.com – Upaya kabur tiga warga negara asing yang diduga terlibat dalam video viral di Bali berakhir sia-sia.

Polisi berhasil menghentikan langkah mereka tepat saat hendak meninggalkan Indonesia.

Penangkapan dilakukan terhadap dua orang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ketika bersiap terbang ke Thailand.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara satu pelaku lainnya lebih dulu diamankan di kawasan Canggu, Kabupaten Badung, setelah polisi melakukan pengembangan kasus.

Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Ngurah Rai, Gde Oki Rizky Aryadhika Heris, mengungkapkan bahwa gerak-gerik kedua pelaku di bandara mengindikasikan upaya melarikan diri ke luar negeri.

“Tujuannya ke Thailand, kami amankan saat proses keberangkatan. Ada indikasi hendak melarikan diri,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

BACA JUGA :  Kisruh Skincare Belum Usai, Oky Pratama Diterpa Isu Mesra dengan Robby Purba

Dua pelaku yang ditangkap di bandara masing-masing berinisial MMZL (23), perempuan asal Prancis, dan NBS (24), pria asal Italia.

Keduanya diamankan pada Jumat (13/3/2026). Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap ERB (26) di wilayah Canggu, yang diduga memiliki peran penting dalam kasus tersebut.

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menjelaskan bahwa ERB bertindak sebagai pengelola sekaligus pihak yang mendistribusikan konten ke sejumlah platform digital.

“Perempuan tersebut memiliki hubungan kerja dengan pelaku ketiga sebagai manajer. Mereka saling mengenal dari sebuah tempat hiburan malam di Kuta Utara,” jelasnya.

BACA JUGA :  Selebgram Ratu Entok Dipolisikan

Dalam proses penyelidikan, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk tiga unit ponsel, satu kamera, serta atribut berupa rompi ojek online yang digunakan dalam pembuatan video.

Sementara itu, pengemudi ojek online yang sempat muncul dalam dokumentasi bersama para pelaku dipastikan tidak terlibat. Ia hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya video berdurasi sekitar 17 menit yang dikaitkan dengan turis asing dan pengemudi ojek online di Bali.

Cuplikan video tersebut menyebar luas di media sosial, memicu rasa penasaran publik hingga mendorong lonjakan pencarian di internet.

Beredarnya berbagai tautan yang diklaim sebagai akses ke video lengkap justru menimbulkan kekhawatiran.

BACA JUGA :  Dari Adu Mulut di Aplikasi Berujung Ojol Geruduk Rumah kos

Banyak di antaranya diduga mengarah ke situs tidak aman yang berpotensi mencuri data pribadi pengguna.

Pakar keamanan digital mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang beredar, terutama yang memanfaatkan isu viral.

Modus seperti phishing kerap disisipkan dalam link palsu untuk mengambil informasi sensitif secara ilegal.

Di sisi lain, penyebaran konten bermuatan asusila juga memiliki konsekuensi hukum serius.

Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), setiap pihak yang dengan sengaja menyebarkan atau membuat konten melanggar kesusilaan dapat dijerat pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Viral Servis Intim Bebas Remas “Novi Chindo” dan Tukang Cilok, Video Diburu Netizen
Tambang di Maros Diduga Sedot Solar Subsidi Negara dengan Tameng Izin IUP OP
Pelaku Penyekapan dan Pemerkosa Mahasiswi Perantau di Makassar Ditangkap
Prabowo Sebut Warga Desa Tak Terdampak Dolar Saat Rupiah Melemah
Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00 WITA

Viral Servis Intim Bebas Remas “Novi Chindo” dan Tukang Cilok, Video Diburu Netizen

Senin, 18 Mei 2026 - 16:11 WITA

Tambang di Maros Diduga Sedot Solar Subsidi Negara dengan Tameng Izin IUP OP

Senin, 18 Mei 2026 - 13:09 WITA

Pelaku Penyekapan dan Pemerkosa Mahasiswi Perantau di Makassar Ditangkap

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:18 WITA

Prabowo Sebut Warga Desa Tak Terdampak Dolar Saat Rupiah Melemah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Berita Terbaru