Ustaz Dasad Latif “Ceramahi” PPATK Usai Rekening Pribadi Diblokir

Minggu, 10 Agustus 2025 - 07:43 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ustaz Dasad Latif “Ceramahi” PPATK Usai Rekening Pribadi Diblokir

Ustaz Dasad Latif

Zonafaktualnews.com – Ustaz Dasad Latif secara gamblang “menceramahi” PPATK terkait kebijakan pemblokiran rekening pasif yang baru-baru ini menimpa rekening pribadinya.

Bukan ceramah dalam arti menggurui dari atas mimbar, melainkan luapan kekecewaan dan kritik tajam yang keluar dari hati seorang warga negara yang merasa diperlakukan tidak adil.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @terkinidotid pada Jumat (8/8/2025), Ustaz Dasad bercerita bagaimana dirinya merasa diperlakukan tidak adil oleh kebijakan yang bertentangan dengan ajakan pemerintah selama ini untuk giat menabung.

“Bayangkan saja, saya diajak menabung, tapi setelah itu rekening saya malah diblokir karena tidak aktif,” katanya dengan nada penuh heran dan kecewa.

BACA JUGA :  Inisial T Trending: Tomy Winata Dituding sebagai Aktor Utama Judi Online, Benarkah?

Ustaz Dasad Latif tak segan menuding kebijakan tersebut salah kaprah, bukan mendidik dan memudahkan masyarakat, tapi malah mempersulit dan memberatkan. Terlebih, membuka blokiran rekening tidak hanya ribet, tapi juga harus membayar biaya Rp 100.000.

“Kalau 120 juta rekening diblokir, dan masing-masing harus bayar segitu, ini sudah seperti pungutan liar!” ujarnya sambil menyindir.

Beban kebijakan ini semakin terasa berat karena proses pembukaan blokir yang memakan waktu sampai tujuh hari kerja, jauh dari janji Presiden yang mengklaim komplain bisa langsung diproses hari itu juga.

BACA JUGA :  Pendapatan Judi Online Rp 86 Triliun, PPATK Diminta Ambil Tindakan Tegas

“Saya disuruh menunggu tujuh hari, seolah-olah nasabah ini murid yang harus belajar sabar dulu sebelum uangnya bisa dipakai lagi,” imbuhnya.

Yang paling disesalkan Ustaz Dasad Latif adalah citra buruk yang menempel pada mereka yang rekeningnya diblokir.

“Seolah-olah kalau rekeningmu diblokir, kamu dianggap pelaku kejahatan. Padahal tabungan saya untuk pembangunan masjid, bukan uang haram,” tegasnya.

Kritik dari Ustaz Dasad ini pun memantik reaksi luas dari masyarakat, yang ada yang mendukung dan ada pula yang mempertanyakan kebijakan PPATK itu sendiri. Bahkan, pakar dari UGM, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, menganggap pemblokiran rekening pasif ini seperti kebijakan yang ‘brute force’, keras dan tanpa kajian matang, yang justru merugikan masyarakat banyak.

BACA JUGA :  Anggota Komisi VIII DPR RI Tolak Usulan Bansos Pelaku Judi Online

Di akhir video, Ustaz Dasad berharap kritiknya kepada PPATK bukan hanya menjadi keluhan kosong, tapi menjadi masukan berharga agar kebijakan keuangan negara bisa lebih ramah dan tidak menyusahkan rakyat kecil.

“Kalau niatnya baik, pasti Allah tunjukkan jalan yang baik,” tutupnya dengan penuh harap.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker
Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA