Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia, Sejumlah Negara Bisa Jatuh Bangkrut

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi risiko kebangkrutan negara akibat konflik di Timur Tengah.

Ilustrasi risiko kebangkrutan negara akibat konflik di Timur Tengah.

Zonafaktualnews.com – Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan Timur Tengah mulai memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.

Ketegangan di kawasan penghasil energi dunia tersebut berpotensi mendorong lonjakan harga minyak dan gas yang dampaknya dapat menjalar ke berbagai negara, terutama negara yang bergantung pada impor energi.

Sejumlah analis ekonomi internasional menyebut dampak konflik tidak akan dirasakan secara merata. Negara dengan ketergantungan impor energi tinggi, utang luar negeri besar, serta kondisi fiskal yang lemah dinilai menjadi kelompok paling berisiko mengalami krisis ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lonjakan harga energi biasanya paling memukul negara dengan utang besar dan ketergantungan impor minyak tinggi,” kata seorang analis ekonomi global dalam laporan ekonomi internasional.

BACA JUGA :  Pemimpin Tertinggi Iran Tewas, AS dan Israel Aktor di Balik Operasi Militer

Beberapa negara bahkan disebut berpotensi mengalami krisis keuangan serius hingga risiko gagal bayar utang jika harga energi terus meningkat dalam waktu lama.

Negara-negara yang dinilai paling rentan antara lain Sri Lanka, Pakistan, Mesir, Turki, dan India. Negara-negara tersebut memiliki kombinasi masalah seperti utang besar, impor energi tinggi, inflasi, serta cadangan devisa yang terbatas.

Selain itu, negara maju juga tidak sepenuhnya aman dari dampak krisis energi. Negara industri seperti Jerman, Italia, dan Inggris dinilai rentan terhadap lonjakan harga energi karena sektor industri dan listrik sangat bergantung pada gas dan minyak.

BACA JUGA :  Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Sementara di Asia, Jepang juga termasuk negara yang sensitif terhadap konflik Timur Tengah karena sebagian besar impor minyaknya berasal dari kawasan tersebut dan melewati jalur Selat Hormuz.

Negara-negara kawasan Teluk seperti Kuwait, Qatar, dan Bahrain juga menghadapi risiko jika jalur ekspor energi terganggu akibat konflik.

Gangguan distribusi minyak dapat menghambat ekspor dan menekan pendapatan negara, meskipun harga minyak dunia naik.

Para ekonom memperingatkan bahwa jika konflik di Timur Tengah mengganggu pasokan energi global dalam waktu lama, dampaknya bisa memicu inflasi global, pelemahan mata uang di negara berkembang, hingga krisis utang.

“Jika harga minyak melonjak dan bertahan tinggi, beberapa negara berkembang bisa menghadapi krisis fiskal dan risiko gagal bayar utang,” ujar seorang ekonom internasional.

BACA JUGA :  Tawaran Dialog Trump Ditolak, Iran : “Kami Tak Bicara dengan Setan di Ramadan”

Daftar Negara yang Berpotensi Bangkrut

Beberapa negara yang dinilai paling berisiko mengalami krisis ekonomi berat antara lain:

  • Sri Lanka
  • Pakistan
  • Mesir
  • Turki
  • India
  • Jepang
  • Italia
  • Inggris
  • Jerman

Negara-negara tersebut dinilai rentan karena kombinasi utang besar, ketergantungan impor energi, inflasi, serta kondisi ekonomi yang belum stabil.

Jika konflik Timur Tengah berlangsung lama dan harga energi terus melonjak, krisis ekonomi global berpotensi terjadi dan dapat menyeret sejumlah negara ke dalam krisis keuangan serius bahkan kebangkrutan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik
Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5
Kronologi Penemuan Mahasiswi Asal Torut Tewas di Kamar Kos Tidung Makassar
Prahara “Si Paling Artikulasi”, Juri LCC MPR RI Dihujat Usai Begal Nilai Siswa
Warga Tidung Makassar Geger, Mahasiswi Asal Torut Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:47 WITA

Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:40 WITA

Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5

Berita Terbaru