Trump Incar Relokasi 1 Juta Warga Gaza ke Libya Secara Permanen

Sabtu, 17 Mei 2025 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Trump incar relokasi 1 juta warga Gaza

Foto ilustrasi – Trump incar relokasi 1 juta warga Gaza

Zonafaktualnews.com – Donald Trump dan jajaran pemerintahannya tengah menyusun strategi relokasi besar-besaran terhadap penduduk Gaza.

Menurut laporan NBC News yang dirilis Jumat (16/5/2025), ada upaya serius dari Washington untuk memindahkan sekitar satu juta warga Palestina ke Libya secara permanen.

Rencana ini melibatkan negosiasi dengan otoritas Libya. Sebagai bagian dari kesepakatan, Amerika Serikat disebut siap membuka kembali akses miliaran dolar aset Libya yang dibekukan sejak lebih dari sepuluh tahun lalu.

Tiga narasumber dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Israel dilibatkan dalam setiap perkembangan pembahasan.

Meski belum ada keputusan akhir, ide pemindahan populasi ini telah mendapat sorotan tajam karena implikasi geopolitik dan kemanusiaannya.

BACA JUGA :  Tsunami 4 Meter Hantam Rusia Timur, Jepang hingga AS Waspada

Hingga kini, Kementerian Luar Negeri AS dan Dewan Keamanan Nasional menolak memberi komentar.

Sementara itu, dari pihak Palestina, reaksi datang dari Basem Naim, pejabat senior Hamas. Ia menampik mengetahui adanya rencana semacam ini.

Naim menegaskan bahwa rakyat Palestina memiliki ikatan emosional dan historis yang kuat terhadap tanah air mereka.

Ia menyatakan bahwa warga Gaza tidak akan mudah meninggalkan kampung halaman yang telah mereka perjuangkan selama puluhan tahun.

Di sisi lain, otoritas Israel enggan menanggapi kabar ini. Libya — yang disebut sebagai tujuan relokasi — juga tengah berjuang keluar dari ketidakstabilan politik akibat perang saudara yang berkepanjangan sejak kejatuhan Moammar Gadhafi lebih dari satu dekade lalu.

BACA JUGA :  Drama Saling Menggertak Berakhir, Iran dan AS Akhirnya “Ngopi Darat” Bahas Nuklir

Belum ada kepastian soal bagaimana dan kapan pemindahan ini akan dilakukan. Upaya mengalihkan jutaan orang ke wilayah asing tentu menimbulkan tantangan logistik yang sangat besar, belum lagi soal pendanaan yang belum jelas sumbernya.

Sebelumnya, Trump sempat menyampaikan bahwa negara-negara Arab akan ikut andil dalam membangun kembali Gaza usai konflik.

Namun, wacana relokasi warga Palestina keluar dari wilayahnya justru memunculkan kritik luas dari berbagai pihak yang menilai solusi tersebut tidak menyentuh akar masalah sebenarnya.

BACA JUGA :  21 Wartawan Tewas Akibat Serangan Israel

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Dukung Jurnalisme

Dukung kreator – DANA

Pilih nominal yang anda kirimkan
QRIS DANA

Scan QRIS di atas menggunakan aplikasi DANA untuk menyelesaikan pembayaran.

Berita Terkait

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aliran Dana Korupsi Dinkes Parepare Terkuak, Polda Sulsel Bidik Aktor dan Penikmat
Polda Sulsel Kejar Akun Eks Passobis yang Ngaku Setor Upeti ke Oknum Polisi
Tak Cuma Praperadilan, Taufik Juga Laporkan Polrestabes ke Propam Mabes Polri

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Berita Terbaru