BEM UNM Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasrul, Presiden Mahasiswa UNM

Hasrul, Presiden Mahasiswa UNM

Zonafaktualnews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi demonstrasi pada Kamis, 20 Februari 2025, di Jalan A.P. Petarani, Makassar.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang memangkas anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan, yang dinilai merugikan masyarakat.

Hasrul, Presiden Mahasiswa UNM, menyatakan bahwa aksi ini merupakan respons atas kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro-rakyat.

“Kami menolak keras pemangkasan anggaran di bidang pendidikan dan kesehatan. Kebijakan ini hanya akan memperburuk kualitas hidup masyarakat, terutama yang bergantung pada layanan publik,” tegas Hasrul.

Ia juga mengkritik program makan bergizi gratis yang dianggap tidak efektif dan justru menguras anggaran negara.

“Program ini tidak tepat sasaran dan malah menyebabkan pemotongan anggaran di sektor-sektor penting. Kami mendesak pemerintah untuk mengevaluasi ulang program ini dan mencabut Inpres No. 1 Tahun 2025,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sontoloyo, Pria Gendut di Makassar “Ngocok” Depan Emak-emak

Selain isu pemangkasan anggaran, BEM UNM juga menyuarakan beberapa tuntutan lain, di antaranya:

  • Pendidikan Gratis dan Berkualitas: Menuntut pemerintah untuk memastikan akses pendidikan yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh rakyat.
  • Tolak Program Nasional yang Tidak Pro-Rakyat: Menolak kebijakan nasional yang dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
  • Tunjangan Kinerja Tenaga Pendidik: Mendesak pemerintah segera menyalurkan tunjangan kinerja yang masih tertunda bagi tenaga pendidik.
  • Tolak RUU Minerba: Menentang Rancangan Undang-Undang Mineral dan Batubara yang dinilai merugikan lingkungan dan masyarakat.
  • Sahkan RUU Perampasan Aset: Mendesak percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset untuk memerangi korupsi.
BACA JUGA :  Viral, 2 Kasus Narkoba di Makassar dan Wajo Diduga “86”, Duit Bicara, Hukum Mengalah?

Aksi ini diharapkan menjadi pengingat bagi pemerintah agar lebih memperhatikan aspirasi rakyat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, yang merupakan pilar penting dalam pembangunan bangsa.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru