Tiga Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Makassar hingga Tewas

Rabu, 23 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tewas usai dikeroyok

Ilustrasi tewas usai dikeroyok

Zonafaktualnews.com – Tiga oknum polisi diduga menganiaya seorang warga hingga tewas.

Korban bernama Darmawan (47) seorang warga Jalan Bunga Eja, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Informasi yang dihimpun, Ipar korban, Fatmawati mengatakan, Darmawan dipukul saat berada di tempat nongkrongnya di Jalan Tinumbu yang tak jauh dari rumah korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut info warga di sana (TKP) polisi yang pukul. Kami tidak tahu apa masalahnya sampai dipukul. Kami dapat kabar kalau dia sudah meninggal, baru kami ke sana (TKP),” kata Fatmawati, seperti yang dikutip Kompas.com, Rabu (23/8/2023).

Dia mengatakan, mendapat kabar iparnya dipukul hingga meregang nyawa pada pukul 16.30 Wita.

BACA JUGA :  Sontoloyo, Gegara Pion Catur Terjatuh, Dokter di Makassar Tampar Balita

“Habis (shalat) azar kejadiannya, 3 orang anggota polisi katanya yang pukul kata orang di sana, tapi kami tidak lihat, cuma kata warga di sana,” ujarnya.

Fatmawati menyebut, akibat penganiyaan itu, iparnya mengalami luka yang cukup parah di sekujur tubuhnya.

Dia mengungkapkan, selama ini, iparnya tidak punya masalah dengan orang lain atau punya kasus kriminal.

“Setahu saya tidak ada masalahnya,” ungkapnya.

Dia menyesalkan iparnya dipukul oknum polisi, sebab aparat harusnya bertugas mengayomi masyarakat.

“Kami keluarga korban, menuntut keadilan karena ini pembunuhan,” ujarnya

Pantauan awak media, polisi dan warga memadati rumah korban. Selain itu, ada juga mobil inafis.

BACA JUGA :  Oknum Ustaz TPA di Makassar Diduga Sodomi Anak 9 Tahun, Keluarga Tolak Upaya Damai

Korban rencananya akan dibawa ke rumah sakit (RS) Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol mengatakan kejadian tersebut berawal saat anggotanya sebanyak tiga orang hendak menangkap Darmawan. Hanya saja, ia melawan.

 “Sehingga, anggota Reskrim ini mengamankan, namun tiba-tiba tidak sadarkan diri, pelaku. Sehingga posisi kita tidak tahu pingsan dan kemudian masyarakat melakukan penyerangan, sehingga anggota tersebut mengamankan dari serangan masyarakat,” katanya kepada wartawan, Rabu (23/8/2023).

Tak hanya itu, kata Ridwan, Darmawan disebut-sebut mempunyai enam laporan di wilayah hukumnya. Rata-rata adalah kasus pencurian ponsel.

BACA JUGA :  Remaja di Makassar Perkosa Siswi SMP Asal Majene

“Adapun pelaku ini diamankan oleh Sat Jatanras Polrestabes Makassar yang ini ada enam perkara, enam LP.

Satu di Polres Pelabuhan dan enam di Polrestabes dan pelaku ini adalah residivis, satu pencurian Handphone dan enam LP ini semuanya pencurian Handphone,” terangnya.

Terkait penyebab kematian Darmawan masih didalami dengan cara dilakukan otopsi di RS Bhayangkara, Makassar oleh pihak keluarga.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas
KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi
12 Agustus 2026 Terjadi Gerhana Matahari Total, Ini Wilayah yang Dilintasi
Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang
Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi
Warga Bentrok dengan Geng Motor di Makassar, Satu Motor Ludes Dibakar
Wanita di Bandung 3 Tahun Disekap, Disiksa hingga Mata Dibutakan Pacar Binatang
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 01:03 WITA

Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:19 WITA

KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:09 WITA

12 Agustus 2026 Terjadi Gerhana Matahari Total, Ini Wilayah yang Dilintasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang

Senin, 20 Juli 2026 - 14:53 WITA

Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:02 WITA

Ilustrasi layanan LBH Anak Rakyat yang membuka ruang konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat, dengan menekankan prinsip keadilan dan akses hukum yang setara bagi rakyat.

Kolom

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:20 WITA