THM Dekat Masjid 99 Kubah Resahkan Warga, Pemerintah Didesak Tertibkan Onyx Club

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat hiburan malam (THM) Onyx Club yang berlokasi di kawasan elit Center Point of Indonesia (CPI) Makassar.

Tempat hiburan malam (THM) Onyx Club yang berlokasi di kawasan elit Center Point of Indonesia (CPI) Makassar.

Zonafaktualnews.com – Tempat hiburan malam (THM) Onyx Club yang berlokasi di kawasan elit Center Point of Indonesia (CPI) Makassar terus menuai keluhan warga.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar didesak untuk segera menertibkan tempat tersebut karena dianggap mengganggu kenyamanan dan waktu istirahat masyarakat.

Seorang warga berinisial GA, penghuni Perumahan Golden Avenue, mengaku bersama sejumlah warga lain merasakan getaran kuat dari aktivitas Onyx Club setiap malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Getarannya pernah kami ukur, mencapai 84–85 dB. Dinding rumah sampai bergetar. Hampir setiap malam terjadi. Ini sudah sangat mengganggu,” ujar GA kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Intensitas getaran tersebut kata GA sangat mengganggu waktu istirahat warga, terutama anak-anak. Kondisi itu membuat banyak penghuni semakin resah dan meminta Pemkot Makassar segera turun tangan.

BACA JUGA :  Ormas B120 Bubar, Danny Ngaku Galau Kerawanan Meningkat

Selain dianggap meresahkan, letak Onyx Club juga berada sangat dekat dengan ikon religius Masjid 99 Kubah, yang dinilai tidak sesuai dengan karakter kawasan.

Di sisi lain, legalitas operasional Onyx Club turut menjadi sorotan usai beredar pemberitaan bahwa THM tersebut belum tercatat memiliki izin resmi.

Pihak manajemen disebut mengklaim memiliki izin, namun hingga kini belum menunjukkan dokumen legal kepada publik.

BACA JUGA :  Izin PBG Tak Ada, Kafe The Sultan Island di Makassar Ditutup

Warga Golden Avenue berharap pemerintah segera melakukan peninjauan dan tindakan tegas.

“Ini bukan hanya soal izin, tapi kenyamanan kami sebagai warga. Kalau dibiarkan terus, kami akan mengambil langkah yang lebih tegas,” tegas GA.

Sorotan serupa juga datang dari Ketua Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) Muh. Darwis.

Keberadaan Onyx Club di kawasan CPI tersebut, kata Darwis, sangat dekat dengan Masjid 99 Kubah dan jelas mengganggu kenyamanan warga serta mencederai karakter kawasan yang seharusnya menjadi ruang publik keluarga dan religius.

“Pemkot Makassar harus tegas menegakkan aturan dan memastikan legalitas setiap usaha yang beroperasi di area strategis seperti CPI. Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk bagi pengelolaan kawasan publik di Makassar,” ujar Darwis dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).

Darwis menekankan, keseimbangan antara hiburan malam dan kenyamanan warga harus dijaga. Ia mendorong pemerintah segera bertindak agar keresahan warga tidak meluas

BACA JUGA :  Papan Reklame Gojek di Taman Hertasning Disinyalir Ilegal

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak pengelola. Aktivitas Onyx Club masih berlangsung, sementara getaran yang dirasakan warga terus menjadi sumber keluhan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Kecewa Tak Dibelikan Motor, Anak di Bulukumba Tikam Ayah Kandung hingga Tewas
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:35 WITA

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Senin, 12 Januari 2026 - 01:22 WITA

Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:39 WITA

Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Berita Terbaru