Sudah Ada Sinyal Yaqut Akan Jadi Tersangka, KPK Dalami Informasi dari HP

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 19:00 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Sudah Ada Sinyal Yaqut Akan Jadi Tersangka, KPK Dalami Informasi dari HP

Mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas saat mendatangi KPK (Ist)

Zonafaktualnews.com – Mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, terseret kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan periode 2023–2024.

Meski hingga kini belum ada tersangka resmi, KPK menunjukkan tanda-tanda bahwa Gus Yaqut berpotensi segera ditetapkan sebagai tersangka.

Langkah terbaru penyidik termasuk penggeledahan kediaman Yaqut di Jakarta Timur pada Jumat (15/8/2025).

Dari lokasi tersebut, tim KPK menyita sejumlah barang bukti elektronik, termasuk handphone, yang akan menjadi fokus utama penyidikan.

 “Dari penggeledahan yang tim lakukan di rumah saudara YCQ, tim mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Salah satunya adalah handphone, nanti itu akan diekstraksi, dibuka isinya, kita akan lihat informasi-informasi yang dicari,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

BACA JUGA :  KPK Mulai Kumpulkan Data Responden Survei Integritas Pendidikan

Selain penggeledahan, KPK juga telah mencegah Yaqut bepergian ke luar negeri sejak 11 Agustus 2025, langkah yang dianggap penting untuk kelancaran penyidikan.

Penyidik menilai dokumen dan informasi dalam handphone tersebut dapat mengungkap siapa pemberi perintah dan penerima aliran dana terkait dugaan korupsi kuota tambahan haji.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan akan memperbanyak bukti.

BACA JUGA :  Polisi Bongkar Korupsi DAK Rp 1,9 Miliar di Perpustakaan Maros, 5 Tersangka Ditahan

“Terkait adanya SK yang ditandatangani saudara YCQ, apakah ini sudah akan menjadi potential suspect? Itu menjadi salah satu bukti. Kita akan perlu banyak bukti ini, salah satunya sudah kita peroleh.”

Kasus ini mencuat setelah KPK menelusuri alokasi tambahan kuota haji sebanyak 20.000 jemaah, yang diduga dibagi secara tidak sesuai aturan.

Dugaan penyimpangan ini merugikan negara hingga lebih dari Rp 1 triliun. KPK menegaskan penggalian informasi dari handphone dan dokumen Yaqut menjadi kunci untuk menuntaskan perkara.

BACA JUGA :  Buntut Pemerasan Firli, Semua Pimpinan KPK Akan Diperiksa Polisi

Sepekan terakhir, Gus Yaqut juga menjalani pemeriksaan, mulai dari diperiksa selama lima jam pada 7 Agustus 2025, status kasus ditingkatkan ke penyidikan pada 9 Agustus 2025, hingga penggeledahan rumahnya pada 15 Agustus 2025.

Semua langkah ini menegaskan fokus KPK pada bukti elektronik sebagai penentu status tersangka mantan Menag tersebut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?