Serang Warga dan TNI di Tambang Emas Ketapang, 26 WNA China Sontoloyo Ditangkap

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah WNA asal China diamankan oleh anggota TNI dan Imigrasi terkait insiden penyerangan di kawasan tambang emas PT SRM, Ketapang (Ist)

Sejumlah WNA asal China diamankan oleh anggota TNI dan Imigrasi terkait insiden penyerangan di kawasan tambang emas PT SRM, Ketapang (Ist)

Zonafaktualnews.com – Kericuhan terjadi di kawasan tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri (SRM), Ketapang, Kalimantan Barat.

Penyerangan tersebut dilakukan oleh sekelompok WNA asal China terhadap warga sipil dan anggota TNI pada Minggu (14/12/2025).

Akibat insiden ini, pihak Imigrasi turun tangan dan mengamankan 26 WNA yang terlibat atau berada di lokasi.

Plt Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imipas, Yuldi Yusman, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Polda Kalimantan Barat untuk melakukan pendalaman kasus.

“Saat ini para WNA sudah diamankan di Kantor Imigrasi Ketapang. Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait keterlibatan mereka,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Ditjen Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).

BACA JUGA :  Bentrokan Pecah di Allu Bangkala, Jeneponto Bergejolak Pasca Quick Count

Meski jumlah WNA yang diamankan sebanyak 26 orang, Yuldi menyebut belum dapat dipastikan apakah seluruhnya terlibat langsung dalam aksi penyerangan.

Jumlah ini kemungkinan bertambah karena total WNA di lokasi diperkirakan mencapai 34 orang.

Sumber di lokasi menambahkan, para WNA diduga membawa parang dan senjata airsoft gun saat melakukan perusakan.

Akibat insiden ini, lima anggota TNI menjadi korban serangan dan dua kendaraan perusahaan mengalami kerusakan.

BACA JUGA :  Unjuk Rasa Menyala, 32 Pendemo Diamankan Setelah Bentrokan di Makassar

Pihak Imigrasi menegaskan akan terus mendampingi proses penyelidikan agar kasus ini dapat dituntaskan secara hukum.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Kecewa Tak Dibelikan Motor, Anak di Bulukumba Tikam Ayah Kandung hingga Tewas
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:35 WITA

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Senin, 12 Januari 2026 - 01:22 WITA

Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:39 WITA

Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Berita Terbaru