SBY Sentil Jokowi Jika Tak Suka Anies Jangan Dipaksa Jadi Tersangka

Selasa, 27 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buku SBY 'Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi (Foto Istimewa)

Buku SBY 'Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyentil Jokowi.

SBY berucap jika tidak suka dengan Anies Baswedan jangan dipaksa jadi tersangka

Menurut SBY, tak ada yang boleh melarang dan tak menyalahkan Jokowi jika memang benar tidak suka dengan Anies Baswedan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jikalau Presiden Jokowi juga bekerja secara politik agar Pak Anies tidak bisa menjadi capres dalam Pilpres 2024 mendatang itu pun tidak melanggar hukum,

Karenanya, tidak salah kalau pihak beliau mengatakan bahwa langkah-langkah itu tidak melanggar undang-undang,

Ya politik memang begitu,” kata SBY dalam buku ‘Presiden 2024 dan Cawe-Cawe Presiden Jokowi’ karya SBY, yang dikutip pada Senin (26/6/2023).

Yang menjadi persoalan adalah apabila cara yang dipilih oleh pihak Jokowi untuk mencegah Anies menjadi capres itu bertentangan dengan etika seorang Presiden dan apalagi kalau masuk ke wilayah penyalahgunaan kekuasaan.

BACA JUGA :  Utang Anies Diungkit, Emak-emak Turun Gunung

“Misalnya, dicari-cari kesalahan Anies Baswedan secara hukum, dan akhirnya dijadikan tersangka atas pelanggaran hukum tertentu. Kalau memang secara hukum Anies terbukti bersalah, rakyat bagaimanapun mesti menerimanya,” katanya.

Sebaliknya kata SBY jika tidak bisa dibuktikan secara hukum bahwa ia bersalah, maka hal ini akan menjadi kasus yang serius.

Namun, SBY tidak ingin membahas dampak secara sosial, politik dan keamanan jika itu terjadi.

BACA JUGA :  KPU Akhirnya Akui Ada Kontrak Kerjasama dengan Alibaba Cloud

“Saya hanya ingin menyoroti dari sisi etika dan hukum. Kalau memaksakan seseorang untuk menjadi tersangka pelanggaran hukum,

Padahal tidak bisa dibuktikan secara mengesankan (no strong evidence), ini sebuah penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power),” katanya.

Apalagi, kata dia, utamanya kalau memang ada tangan-tangan kekuasaan yang bermain.

Masalah akan menjadi sangat serius kalau secara pribadi Presiden Jokowi memang terlibat dalam hal ini

BACA JUGA :  Taktik Anies Ampuh Buat Ganjar dan Prabowo Terhipnotis Perubahan

“Sebagai seorang sahabat, saya sungguh berharap beliau tidak melakukannya,” pungkasnya

 

Editor : Isal
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih
Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:21 WITA

Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum

Berita Terbaru