Proyek Siluman Gentayangan di Bone-bone, Rehabilitasi Irigasi Diduga Hanya Kedok

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan informasi proyek rehabilitasi jaringan utama D.I. di Sulawesi Selatan tidak mencantumkan nilai anggaran.

Papan informasi proyek rehabilitasi jaringan utama D.I. di Sulawesi Selatan tidak mencantumkan nilai anggaran.

Zonafaktualnews.com – Proyek “siluman” diduga gentayangan di wilayah Bone Bone – Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Pekerjaan yang diklaim sebagai Rehabilitasi Jaringan Utama D.I. itu menuai sorotan dari masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan SOP dan abai terhadap prinsip transparansi publik.

Menyikapi laporan warga, empat legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Bone Bone–Tana Lili bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik proyek yang disebut bermasalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidak tersebut dihadiri oleh Mappa Andi Lantara dan Jamal dari Fraksi Golkar, Anasdi dari Fraksi Gerindra, serta Heriansa Efendi dari Fraksi PAN.

BACA JUGA :  FK LSM-PERS Tegaskan Kasus Guru PDTH di Lutra Jadi Pelajaran, Bukan untuk Dibully LSM

Keempatnya turun langsung untuk memastikan kebenaran laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Dari hasil peninjauan, ditemukan kejanggalan mencolok: pihak pelaksana tidak memasang papan informasi proyek secara lengkap, terutama tidak mencantumkan nilai anggaran pekerjaan.

Padahal, sesuai ketentuan, setiap proyek pemerintah wajib menampilkan informasi detail mulai dari sumber dana, nilai anggaran, hingga masa kerja sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.

“Jika laporan masyarakat ini benar, maka pihak pelaksana proyek telah melanggar aturan dan bisa dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),” tegas Rispandi To Bulu, aktivis pemerhati kebijakan publik yang menilai proyek tersebut sarat ketidakterbukaan, Sabtu (25/10/2025).

BACA JUGA :  Ritel Modern Ditolak di Bungadidi, Heriansa Efendi: “Langkah yang Sangat Tepat”

Menurut Rispandi, hilangnya nilai anggaran di papan informasi bukan hal sepele. Ia menilai, ketiadaan itu menimbulkan kecurigaan kuat adanya penyimpangan dalam penggunaan dana proyek, terlebih tanpa pengawasan ketat dari instansi terkait.

“Pencantuman nilai anggaran adalah bagian dari SOP pelaksanaan proyek konstruksi. Jika dilanggar, dampaknya bisa serius — mulai dari penurunan kualitas pekerjaan, inefisiensi, hingga potensi kerugian negara,” tambah Rispandi yang akrab disapa Bung Jeck.

Belakangan diketahui, proyek yang disorot tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulsel (Paket III) dengan Nomor Kontrak HK.02.0-BDWS.11.8.4/702/IX/2025. Proyek ini bersumber dari dana APBN, dengan masa kerja 97 hari kalender (3 bulan), dan dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) di bawah pengawasan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) sebagai konsultan manajemen.

BACA JUGA :  Imbauan Netralitas ASN di Luwu Utara Hanya Omong Kosong

Salah satu tim pelaksana di lapangan berjanji akan segera memasang papan informasi proyek sesuai ketentuan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pelaksana maupun konsultan terkait tindak lanjut atas temuan tersebut.

(Mahendra)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece
Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Cewek BO Vs Burung Beo
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis
Jukir Liar Makin Beringas di Makassar, PD Parkir Dinilai Gagal Lakukan Penertiban
SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:27 WITA

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:34 WITA

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:43 WITA

Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri

Senin, 13 Juli 2026 - 15:37 WITA

Cewek BO Vs Burung Beo

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52 WITA

Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Jul 2026 - 04:27 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Cewek BO Vs Burung Beo

Senin, 13 Jul 2026 - 15:37 WITA