Proyek Bahu Jalan di Takalar Tidak Jelas, Dikerja Asal Jadi

Kamis, 28 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Bahu jalan di Ballo Tala

Proyek Bahu jalan di Ballo Tala

Zonafaktualnews.com– Proyek Bahu Jalan di Jalan Poros Ballo-Tala, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang, Takalar, yang tidak jelas asal usulnya dan dikerjakan asal jadi.

Pengerjaan Proyek Bahu Jalan di Takalar tersebut tidak terpasang Plang Papan Proyek yang memuat informasi jenis pekerjaan, anggaran dan volume serta waktu pelaksana proyek.

Menurut Salah satu warga, sangat menyayangkan pekerjaan ruas jalan seperti ini, diduga anggarannya ratusan atau miliaran rupiah kok dikerjakan terkesan asal jadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan bahu ruas jalan ini dikerjakan tidak maksimal, terkesan asal jadi tidak ada galian dan langsung di pasangi batu, dinas terkait agar sekiranya menindaklanjuti atau meninjau bahu jalan yang baru dibangun” ujarnya yang namanya tidak mau di publikasikan. Rabu (27/12/2023)

Lanjut, Ia meminta pemerintah terkait agar uang rakyat yang dikeluarkan untuk membangun ruas bahu jalan ini tidak terkesan sia-sia dan menindaklanjuti atau mengevaluasi perusahaan-perusahaan yang nakal seperti ini. tegasnya.

BACA JUGA :  Upah Tak Dibayar, Karyawan Vendor PLN Takalar Diduga Jadi Korban PHK Sepihak

Kami meminta pemerintah untuk mengevaluasi baik PPK, konsultan perencana dan perusahaan yang memenangkan tender tersebut” ungkapnya.

Ditempat yang sama, salah satu warga juga menyampaikan hal yang serupa terkait masalah pembangunan bahu jalan.

Dalam proses perjalanan pembangunan bahu jalan ruas ini dari awal dan memprediksi tidak akan bagus hasilnya karena dikerjakan terkesan asal jadi tampa ada galian.

BACA JUGA :  Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok

Saya berharap instansi dinas terkait agar mengevaluasi proses pembangunan bahu jalan tersebut, agar tidak terjadi tindak pidana korupsinya baik dari sistem pengurangan volume atau pengurangan kualitas bahan materialnya untuk penegak hukum agar menindaklanjuti” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua pemantik berharap kepada bapak PJ bupati takalar segera menindaklanjuti keluhan dari masyarakat.

BACA JUGA :  SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi

Kami meminta pihak terkait untuk tidak mencairkan anggaran tersebut sebelum pemeriksaan proyek itu tuntas, sebelum menimbulkan kerugian negara , untuk itu kami sangat berharap kepada pihak APH untuk segera turung langsung ke lokasi dan memantau serta Kadis harus di evaluasi” jelasnya.

(Tim)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam
Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk
SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Praktik Kotor Solar di Parepare Terendus, Modus ‘Jual Nama F’ dan Barcode Ganda
GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”
Diduga “Mencaplok” Fasum, Legalitas Al-Badar Hotel Makassar Diminta Diperiksa
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Surat Kuasa “Mandul” di SPBU Bunga Didi, Nelayan Munte Tercekik Aturan Solar

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:12 WITA

Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:38 WITA

Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:52 WITA

SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:06 WITA

Praktik Kotor Solar di Parepare Terendus, Modus ‘Jual Nama F’ dan Barcode Ganda

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Modal “Mokondo” Tebar Bualan

Minggu, 2 Agu 2026 - 16:08 WITA