Polisi Tepis Isu ‘Bermain’, 1.900 Liter Solar Ditemukan di Rumah Kosong Bulukumba

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:41 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Polisi Tepis Isu ‘Bermain’, 1.900 Liter Solar Ditemukan di Rumah Kosong Bulukumba

Polres Bulukumba melakukan pemeriksaan di sebuah rumah kosong yang diduga menjadi gudang penimbunan BBM subsidi jenis solar di Desa Bijawang, Senin (12/10/2026). Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 1.900 liter solar yang disimpan dalam dua tandon besar.

Zonafaktualnews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Bulukumba membongkar dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Desa Bijawang, Kecamatan Ujung Loe.

Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita 1.900 liter solar ilegal yang disembunyikan di dalam rumah kosong.

Penggerebekan yang berlangsung pada Senin (12/10/2026) itu dilakukan setelah polisi menerima aduan dari masyarakat setempat.

Saat petugas tiba di lokasi, bangunan tua itu dalam keadaan tak berpenghuni.

“Ada informasi dari warga, kami langsung turun ke lokasi. Sampai di sana tidak ada orang,” ujar Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Andi Imran kepada wartawan, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bangunan tempat ditemukannya ribuan liter BBM subsidi tersebut ditengarai telah ditelantarkan pemiliknya selama kurun waktu tiga tahun.

BACA JUGA :  GRB Soroti SPBU Bungi di Pinrang Layani Pembelian Pakai Jeriken

Di dalam bangunan, polisi menemukan total 10 unit tandon berkapasitas besar.

Dari belasan tempat penampungan itu, dua di antaranya terisi penuh oleh solar, sementara sisanya masih kosong.

Selain BBM, petugas juga menyita sejumlah perlengkapan yang diduga kuat dipakai untuk menyedot dan memindahkan bahan bakar.

“Kalau barang bukti yang diamankan itu ada 10 tandon isi 1.000 liter, tapi yang terisi hanya dua tandon. Totalnya kurang lebih 1.900 liter solar dan barang bukti lainnya tandon, alat penyedot, serta jeriken,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bertahun-tahun "Cokko", 2 Tersangka Korupsi TIK Dibekuk

Hingga saat ini, penyidik masih menelusuri sosok aktor utama di balik aktivitas ilegal tersebut.

Polisi telah memagari lokasi kejadian dengan garis polisi guna mengamankan barang bukti dan melancarkan proses penyelidikan.

Pihak kepolisian juga sudah memeriksa saksi lokal yang memegang kunci bangunan.

Kendati demikian, identitas pemilik ribuan liter solar bersubsidi itu masih belum terkuak.

“Kami masih dalam lidik siapa yang punya barang ini. Karena ditanyakan kepada pemegang kunci, dia tidak tahu juga,” imbuh Imran.

Di sisi lain, penggerebekan ini sekaligus menjadi jawaban tegas kepolisian atas isu liar yang beredar mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik penimbunan BBM di wilayah hukum Bulukumba.

BACA JUGA :  Bisnis “Crot” Berkedok Warkop Terbongkar, Pasutri di Maros Dibekuk

Imran menegaskan seluruh proses hukum berjalan secara transparan dan murni berdasar laporan masyarakat.

Langkah penindakan dan pembuatan laporan polisi menjadi bukti bahwa pihaknya tidak memberi ruang bagi praktik penyalahgunaan BBM ilegal.

“Saya sudah police line, saya buat LP, tinggal barang buktingya saya angkut ke kantor. Ini juga sebagai bukti tidak ada keterlibatan kami dengan solar ilegal,” tegasnya.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Modus Calo Kedokteran, Dosen Wanita di Makassar Penipu Rp550 Juta Diciduk
Pasokan Elpiji Diputus Agen 4 Bulan, Pangkalan di Takalar Ngaku Diancam
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Modus Calo Kedokteran, Dosen Wanita di Makassar Penipu Rp550 Juta Diciduk

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Pasokan Elpiji Diputus Agen 4 Bulan, Pangkalan di Takalar Ngaku Diancam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:41 WITA

Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan

Berita Terbaru