Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Ilustrasi investigatif yang menampilkan Jokowi di tengah dokumen pendidikan, arsip lama, dan simbol penelusuran fakta. Polemik mengenai ijazah Jokowi kembali menjadi sorotan (Visual AI)

Zonafaktualnews.com – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas polemik syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata belum sepenuhnya meredakan diskursus publik.

Di balik ketukan palu hukum tersebut, masih tersisa babak kontroversi lain yang dinilai luput dari penyelesaian tuntas.

Guru Besar Universitas Airlangga, Prof. Henri Subiakto, menilai bahwa meskipun perkara hukum yang membayangi Gibran telah mencapai titik akhir secara yudisial, persoalan serupa justru masih mangkrak jika ditarik ke masa kepemimpinan sebelumnya.

“Persoalan ijazah Gibran sudah selesai, putusan MK itu final dan mengikat,” kata Prof. Henri pada Kamis (8/10/2026).

BACA JUGA :  Penjilat, Dulu Sebut Gibran Cacat Hukum, Kini Yusril Jadi Pembela 02

Kendati demikian, Henri mengingatkan publik untuk tidak melupakan PR besar yang hingga kini masih menyelubungi dokumen kepemilikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Menurutnya, belum ada produk hukum maupun pengadilan yang secara terang-terangan menguji keaslian ijazah tersebut.

“Tinggal urusan ijazah Pak Jokowi yang belum tuntas, belum ada putusan pengadilan terkait keberadaan dan keasliannya,” ujar Henri menyoroti celah hukum yang ada.

Ia menambahkan, dinamika hukum yang berjalan selama ini tidak pernah menyentuh substansi kebenaran dokumen Jokowi secara langsung.

BACA JUGA :  Relawan Jokowi Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim

Sejauh ini, proses peradilan justru lebih banyak menjatuhkan sanksi pidana kepada pihak-pihak yang berani mempertanyakan atau menganalisis keaslian dokumen tersebut.

“Keputusan yang final dan mengikat terkait ijazah Pak Jokowi sama sekali belum ada. Yang sudah ada hanya keputusan pidana terhadap warga negara yang mempertanyakan dan menganalisa keaslian ijazah Pak Jokowi,” tegas Henri.

Lebih jauh, pemerhati komunikasi politik ini melontarkan kritik menohok terhadap karakter kolektif masyarakat Indonesia yang kerap memaklumi anomali di ruang publik.

BACA JUGA :  Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA

Ia menyayangkan kecenderungan publik yang mudah berkompromi dengan ketidakberesan sistemik.

“Terlebih selalu ada orang-orang yang merasionalisasi apa pun, termasuk merasionalisasi dan menormalisasi penyimpangan dan ketidaknormalan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Itu yang membuat bangsa ini dekat dengan ketidakjujuran yang dibiarkan,” tandas Henri.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa
Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA
MK Dianggap “Cuci Tangan” Tolak Diskualifikasi Gibran, Bola Panas ke DPR?
Asyik Chatting Sambil Tertawa, Istri di Konsel Dibunuh Suami Usai Ucap “Sudah Ada Pacar”
Tambang Emas Ilegal di Bone Bolango Dilibas, Bos-Pengawas Dijebloskan ke Sel

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WITA

PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WITA

Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:44 WITA

Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA

Berita Terbaru