Pilu SPMB 2025, Siswa SMAN Berprestasi di Makassar Tersingkir karena Tak Punya Ordal

Jumat, 25 Juli 2025 - 00:22 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kantor Disdik Sulsel

Kantor Disdik Sulsel

Zonafaktualnews.com – Penerimaan siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 kembali menyisakan luka bagi ribuan calon siswa dan orang tua di Kota Makassar.

Meski mencatatkan nilai akademik yang tinggi dan memiliki segudang prestasi, banyak di antara mereka justru gagal masuk ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) favorit hanya karena satu alasan: tak memiliki orang dalam alias ordal.

Fenomena ini kembali mencuat saat pendaftaran di sejumlah SMAN di Makassar. Di SMA Negeri 12 Antang, Kecamatan Manggala, misalnya, aksi protes warga sempat memanas.

Sejumlah orang tua menutup jalan dan berteriak di depan sekolah, menuntut keadilan. Ironisnya, setelah aksi tersebut viral, barulah pihak sekolah “membuka” solusi jalur masuk, meski sebelumnya pihak sekolah menyatakan bahwa kuota telah penuh.

BACA JUGA :  SMP Negeri 1 Tonra Ukir Prestasi, Juara 1 Tari Kreasi hingga Catwalk Putri

“Aneh bin ajaib, katanya sudah penuh, tapi bisa juga masuk setelah protes,” ujar Hasan, warga Antang yang anaknya tak diterima meski nilainya memenuhi syarat.

Hasan mengaku telah menunggu janji dari kepala sekolah selama berminggu-minggu, namun tak kunjung ada kepastian.

Kasus ini tidak terjadi di satu sekolah saja. Sejumlah orang tua di berbagai kecamatan menyampaikan keluhan serupa.

Mereka merasa sistem satu pintu yang diterapkan justru membuka celah bagi praktik-praktik tertutup, di mana siswa tanpa akses atau dekkeng kuat harus mengalah, sementara yang punya ordal bisa mulus diterima.

BACA JUGA :  Kejati Sulsel Obok-obok Kantor Disdik Sulsel, Penyidik Buru Bukti Kasus Rp13 Miliar

“Anak saya nilainya tinggi, prestasi ada, tapi tetap tidak lolos. Padahal ada teman sekompleks yang nilainya lebih rendah, tapi diterima karena kenal orang dalam,” keluh seorang ibu yang enggan disebut namanya.

Pernyataan dari pihak Dinas Pendidikan Sulsel pun menambah kebingungan. Beberapa hari lalu, mereka menyatakan bahwa siswa yang tidak lolos akan diarahkan ke sekolah swasta.

Kenyataan di lapangan menunjukkan masih ada siswa “tiba-tiba” diterima di sekolah negeri, padahal pendaftaran telah ditutup.

Sejumlah kepala sekolah yang dihubungi secara terpisah bahkan mengakui bahwa tambahan kuota bisa dibuka melalui komunikasi khusus dengan pejabat di tingkat provinsi, seperti Kabid SMA.

BACA JUGA :  Kabid SMA Nurkusuma Tegaskan Pemenuhan Kuota PPDB 2024 Ikuti Juknis

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar atas integritas sistem penerimaan siswa yang seharusnya transparan dan adil.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najmuddin, belum memberikan respons saat dikonfirmasi, Kamis (24/7/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, misteri “satu pintu” dalam SPMB 2025 masih belum sepenuhnya terjawab, meninggalkan keresahan mendalam di tengah masyarakat yang berharap pendidikan bisa diakses secara adil.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar
Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur
Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia
Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Minggu, 13 September 2026 - 22:03 WITA

Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar

Minggu, 13 September 2026 - 17:39 WITA

Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur

Minggu, 13 September 2026 - 16:26 WITA

Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Berita Terbaru