Pernyataan Mahfud MD Soal Mafia Saham Menggema di Tengah Kisruh Blue Bird

Senin, 4 Agustus 2025 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD (Foto Facebook)

Mahfud MD (Foto Facebook)

Zonafaktualnews.com – Pernyataan mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, kembali menjadi sorotan di tengah mencuatnya kisruh internal PT Blue Bird Taxi.

Kisruh ini menyeret nama dokter jiwa sekaligus mantan direksi, Mintarsih A. Latief, yang mengaku menjadi korban perampokan saham hingga aksi kekerasan fisik terhadap para pemegang saham.

Dalam sebuah kesempatan, Mahfud MD mengungkap fakta mencengangkan bahwa praktik perampokan saham di Indonesia memang benar-benar terjadi.

Menurutnya, aksi kotor ini sering melibatkan oknum pejabat, aparat, dan notaris yang bekerja sama untuk merekayasa dokumen kepemilikan.

“Ada juga pencurian saham, yang paling banyak misalnya pencurian saham perusahaan,” ujar Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menambahkan, modus yang digunakan sangat licik.

“Dibuat perusahaan atas nama Bapak itu (Mahfud MD menunjuk pembawa acara) bisa berubah atas nama saya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Wow, Transaksi "Gelap" Rp 300 T Paling Banyak di Pajak Bea Cukai

Pernyataan tersebut kini dinilai relevan dengan apa yang dialami Mintarsih.

Mintarsih mengaku kehilangan saham Blue Bird yang jika dirupiahkan nilainya mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

Kasus ini tidak hanya soal saham, tetapi juga melibatkan aksi penganiayaan terhadap pemegang saham lain, percobaan pembunuhan, hingga kriminalisasi dengan tuduhan yang dinilai mengada-ada.

Mintarsih menceritakan bagaimana dirinya pernah dituduh akan meracuni ratusan peserta perayaan HUT perusahaan.

Tuduhan tersebut muncul hanya dari pengakuan beberapa anak buah yang memberikan keterangan berbeda-beda.

Polisi pun menemukan banyak kejanggalan dan tidak memproses laporan karena minim bukti.

“Bagaimana caranya saya membawa dan menebarkan racunnya, sedangkan penjagaan terhadap saya sangat ketat,” tegas Mintarsih, Senin (3/8/2025).

Tidak berhenti di situ, Mintarsih mengungkap bahwa pemegang saham lain di PT Blue Bird juga menjadi korban.

BACA JUGA :  Mahfud Ingatkan Sejumlah Pemilu Curang Pernah Dibatalkan MK

Ada yang dipukuli, dianiaya, bahkan hampir kehilangan nyawa. Ia sendiri mengaku nyaris menjadi korban penyerangan yang diduga dilakukan oleh Purnomo Prawiro, Noni Purnomo, dan anggota keluarga lainnya. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan diri.

Perselisihan ini berlanjut ke ranah hukum. Purnomo menggugat Mintarsih untuk mengembalikan gaji, tunjangan hari raya, dan honor yang diterima selama puluhan tahun bekerja, dengan nilai total mencapai Rp 140 miliar.

Gugatan ini dinilai janggal karena menurut UU Perseroan Terbatas, hak direksi dan komisaris ditetapkan melalui RUPS, bukan oleh direktur secara sepihak.

Putusan Mahkamah Agung dalam perkara 2601K/Pdt/2601 jo 313/Pdt.G/2013/PN.Jaksel pun menuai sorotan.

Mintarsih, yang didampingi kuasa hukumnya, menyebut banyak kejanggalan pada bukti yang digunakan, termasuk sertifikat deposito pribadinya yang justru dijadikan barang bukti pelanggaran hukum.

Di tengah semua konflik ini, saham Blue Bird (BIRD) mengalami penurunan tajam, bahkan melebihi jatuhnya Indeks Saham Gabungan (IHSG).

BACA JUGA :  Mahfud Sindir Ketua KPU Asusila: Istri-Anak Saja Dibohongi, Apalagi Rakyat

Kondisi ini semakin memperkuat pandangan publik bahwa mafia saham dan praktik manipulasi di dalam korporasi besar adalah masalah nyata, persis seperti yang pernah diungkapkan Mahfud MD.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Dukung Jurnalisme

Dukung kreator – DANA

Pilih nominal yang anda kirimkan
QRIS DANA

Scan QRIS di atas menggunakan aplikasi DANA untuk menyelesaikan pembayaran.

Berita Terkait

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aliran Dana Korupsi Dinkes Parepare Terkuak, Polda Sulsel Bidik Aktor dan Penikmat
Polda Sulsel Kejar Akun Eks Passobis yang Ngaku Setor Upeti ke Oknum Polisi
Tak Cuma Praperadilan, Taufik Juga Laporkan Polrestabes ke Propam Mabes Polri

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Berita Terbaru