Pemain Lama, Nadine Iyrene Ganti Merek CLB Glow Jadi SW Glow’s, Isi Masih ‘Merkuri’

Senin, 25 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Owner Nadine Iyrene dan Produk SW Glow’s

Foto Kolase : Owner Nadine Iyrene dan Produk SW Glow’s

Zonafaktualnews.com – Produk kosmetik yang sebelumnya dikenal dengan nama CLB Glow kini berganti merek menjadi SW Glow’s.

Meskipun berganti nama, dugaan bahwa produk tersebut masih mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri.

Di balik perubahan merek ini, sang pemilik, Nadine Iyrene, yang dikenal sebagai pemain lama di kosmetik, kembali menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2023, media zonafaktualnews.com pernah mengungkap jejak langkah Nadine Iyerene, yang selama ini bebas memasarkan produk kosmetiknya melalui media sosial tanpa tersentuh hukum.

Sorotan tersebut menurut sumber media ini sempat membuat Nadine ‘terpuruk’. Namun, kini ia kembali muncul dengan merek baru, SW Glow’s, seolah tak jera dengan polemik yang terus mengiringinya.

BACA JUGA :  Tak Tersentuh Hukum, Owner Ce-ce Glow Taklukkan Polda Sulsel dan BPOM?

Nadine Iyerene, sebagai pemilik merek, tampaknya tidak gentar menghadapi sorotan maupun konsekuensi hukum yang mengintai.

Dengan keberhasilan mengubah nama brand, ia kembali memasarkan produknya, meskipun status hukum dan keamanan produk tersebut masih diduga ilegal.

CLB Abal-abal Masih Gentayangan, BPOM Sebut Produk Berbahaya
Produk CLB Glow 

Bahaya Produk SW Glow’s

Kecurigaan terhadap keamanan produk SW Glow’s muncul setelah seorang dokter yang juga influencer TikTok, @doksissoktereksis atau dr. Queen Nasution, Ph.D., mengunggah video review terkait kandungan produk-produk terbaru tersebut.

Dalam video yang diunggah dan dikutip pada Senini (25/11/2024), dr. Queen mengungkapkan temuan mencurigakan tentang produk-produk SW Glow’s yang diduga mengandung bahan berbahaya.

“Saya, dokter Queen, ingin mereview SW Glow’s by Nadine Iyrene. Jadi, ini ada paketan krim dan handbody lotion. Kita cek satu per satu ya, pertama saya akan review day cream-nya dulu, yang katanya sudah BPOM. Begitu dibuka, teksturnya lengket dan baunya sangat menyengat. Aduh, aduh, ini gimana ya?” ujar dr. Queen.

BACA JUGA :  Flexing Salah Pecah, Owner Kosmetik MH "Diburu" Petugas Pajak

Dokter Queen melanjutkan dengan mereview night cream dari produk tersebut, yang ternyata memiliki ciri yang sama.

“Night cream-nya juga sama, lengket dan baunya tajam sekali. Wah, ini serius deh, produk seperti ini kok bisa lolos?” ujarnya.

Ia kemudian mengulas handbody lotion yang juga tampaknya tidak memiliki kualitas yang memadai.

“Handbody-nya warnanya kuning dan tidak sesuai standar. Jangan beli produk ini ya, guys, ini jelas-jelas tidak aman,” tegasnya.

BACA JUGA :  Skincare Bermerkuri Dibahas di RDP, Dirkrimsus Polda Sulsel Sebut Tiga Kasus Big Bos P21

Meski demikian, para konsumen diingatkan untuk selalu berhati-hati dalam memilih produk kecantikan, terutama yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri.

Produk-produk yang belum terdaftar secara resmi oleh BPOM atau yang memiliki riwayat buruk sebaiknya dihindari untuk mencegah kerusakan kulit atau masalah kesehatan jangka panjang.

Terpisah, Owner SW Glow’s, Nadine Iyrene yang dihubungi melalui by phone tidak memberi tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Sementara itu, produk-produk dengan merek SW Glow’s masih aktif dipasarkan melalui berbagai platform media sosial

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Tambang di Maros Diduga Sedot Solar Subsidi Negara dengan Tameng Izin IUP OP
Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?
Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring
SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi
Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot
Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan
Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris
Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:11 WITA

Tambang di Maros Diduga Sedot Solar Subsidi Negara dengan Tameng Izin IUP OP

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WITA

Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:19 WITA

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring

Kamis, 23 April 2026 - 13:53 WITA

SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi

Minggu, 12 April 2026 - 17:08 WITA

Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot

Berita Terbaru