Oalah, Anggota DPR RI Minta Kejagung Jangan Bertindak Zalim dengan Koruptor

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi koruptor

Foto ilustrasi koruptor

Zonafaktualnews.com – Hasbillah Ilyas, anggota Komisi III DPR RI, meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) agar menjalankan proses hukum terhadap para koruptor secara adil tanpa berlebihan.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Hasbillah mengingatkan pentingnya menghindari penindasan berlebihan meski pelaku telah melakukan korupsi.

Ia menyoroti penghitungan kerugian negara yang kerap dianggap dilebih-lebihkan, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan.

“Walaupun mereka korupsi, tapi kita jangan sampai menzalimi orang dengan penegakan hukum,” tegas Hasbillah, dikutip Selasa (3/6/2025).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menegaskan agar penegakan hukum harus dilakukan dengan jujur dan apa adanya, tanpa campur tangan dari pihak manapun.

BACA JUGA :  HMI Serukan Sikat Rokok Ilegal di Gowa, Kapolres dan Kasatresktrim Diminta Tak Tidur

“Misalnya ini kerusakan alam ini sudah sekian itu dihitung. Ini kan tidak fair juga, walaupun mereka korupsi, tapi kita jangan sampai menzalimi orang, ini penegakan hukum harus sejujur-jujurnya dan apa adanya,” tambahnya.

Hasbillah juga mengingatkan agar Kejagung tidak terjebak keinginan untuk menunjukkan kekuatan berlebihan demi popularitas.

“Jangan karena keinginan masyarakat, jangan sampai disandera. Oh Kejaksaan Agung biar ingin dikatakan, kami super power, kami terkuat, kami bisa mendapatkan uang banyak,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kadis Pariwisata Jarang Masuk Kantor, Diduga “Ngumpet” dari Isu Kapal Phinisi

Lebih lanjut, ia mengimbau agar penegakan hukum tidak dijadikan alat pencitraan semata.

“Oh kita sangat bersyukur bisa seperti itu, tapi jangan sampai hukum itu melihat popularitas tapi mengabaikan hukum,” pungkas Hasbillah.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak
Heboh Isu Makhluk Gaib di HSU, Satpol PP Terbitkan Edaran Tingkatkan Kewaspadaan
Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot
Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?
Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak
Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar Terungkap, Ada Mobil dan Jam Mewah
Pelarian Kiai Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Berakhir di Tangan Polisi
F-KRB Sentil BGN, Nilai MBG Tak Efektif, Desak Audit Total Pemborosan Anggaran

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:08 WITA

Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:04 WITA

Heboh Isu Makhluk Gaib di HSU, Satpol PP Terbitkan Edaran Tingkatkan Kewaspadaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:41 WITA

Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WITA

Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:34 WITA

Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak

Berita Terbaru