Ngeri, Anak di Makassar Tebas Ibu Kandung dengan Parang

Selasa, 24 September 2024 - 17:16 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto Kolase : Sarniaty Diamankan Polisi dan Ibu Kandung Terkapar Usai Diparangi Anak Kandung

Foto Kolase : Sarniaty Diamankan Polisi dan Ibu Kandung Terkapar Usai Diparangi Anak Kandung

Zonafaktualnews.com – Seorang anak bernama Sarniaty (39) tega menyerang ibu kandungnya dengan parang.

Insiden ini berlangsung pada Selasa (25/9/2024) di Jalan Tinumbu Lorong 148 C, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Makassar.

Kronologi Kejadian

Insiden ini berawal ketika Siti Syamsiah (64) menegur anaknya, Sarniaty, untuk membersihkan rumah.

Sarniaty, yang diketahui mengalami gangguan jiwa, tidak terima dengan teguran tersebut.

Dalam keadaan marah, ia mengambil sebilah parang dan melancarkan serangan brutal terhadap ibunya.

BACA JUGA :  Terendus Kabar, 2 Ustaz Senior TPA Babussalam Borong Dilaporkan Oknum Guru Ngaji

Akibatnya, Siti mengalami sejumlah luka, termasuk patah tulang di pergelangan tangan kiri dan siku kanan, serta luka terbuka di wajah dan lengan.

Respon Keluarga dan Penegakan Hukum

Ayah pelaku, Hakim, menjelaskan bahwa Sarniaty telah lama berjuang melawan gangguan jiwa dan sering menunjukkan perilaku agresif.

Usai kejadian, Polsek Bontoala segera mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku serta barang bukti.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut untuk mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA :  Aksi Bela TEMPO Ricuh, Massa Diduga Bayaran Serang Jurnalis di Makassar

Kondisi Korban dan Upaya Penanganan

Saat ini, Siti Syamsiah masih dalam perawatan medis di rumah sakit, di mana dokter berjuang untuk menyelamatkan nyawanya dari luka-luka parah yang diderita.

Kejadian ini telah menghebohkan masyarakat setempat, yang tidak menyangka akan terjadinya kekerasan dalam sebuah keluarga.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar kini menangani kasus ini, berkomitmen untuk menyelidiki lebih dalam dan memberikan perlindungan bagi korban.

BACA JUGA :  4 Hari Hilang, Bilqis di Makassar Terekam CCTV Bersama Perempuan Rambut Pirang

Masyarakat dihimbau untuk lebih memperhatikan kesehatan mental anggota keluarga dan segera melapor jika menemukan perilaku mencurigakan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es
2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga
Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk
Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas
KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi
12 Agustus 2026 Terjadi Gerhana Matahari Total, Ini Wilayah yang Dilintasi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:23 WITA

Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:07 WITA

2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru