Kesal Istri Sering Diganggu, Petani di Wajo Tikam Pria Berkali-kali hingga Tewas

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video yang memperlihatkan pelaku saat melakukan penikaman terhadap korban di pinggir jalan di Wajo.

Tangkapan layar video yang memperlihatkan pelaku saat melakukan penikaman terhadap korban di pinggir jalan di Wajo.

Zonafaktualnews.com – Peristiwa berdarah terjadi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/4/2026) malam.

Seorang pria bernama Irwansyah (33) tewas di tempat usai ditikam berkali-kali oleh Rahmat (32), seorang petani, di pinggir jalan Desa Sappa, Kecamatan Belawa.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita saat pelaku dan korban yang sama-sama mengendarai sepeda motor berpapasan di jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku kemudian menghentikan laju korban untuk meminta penjelasan terkait dugaan seringnya korban mengganggu istrinya.

BACA JUGA :  Kisah Asmara 5 Tahun Berakhir Tragis, Wanita di Mojokerto Dimutilasi Jadi 65 Potongan

Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul, mengungkapkan bahwa pelaku mendatangi korban dalam kondisi emosi dan langsung melontarkan pertanyaan yang memicu ketegangan.

“Pelaku menghentikan korban dan menanyakan soal dugaan sering mengganggu istrinya,” ujar Fahrul kepada wartawan.

Fahrul mengatakan bahwa tudingan pelaku tersebut dibantah oleh korban. Perdebatan pun tak terhindarkan hingga berujung cekcok di lokasi kejadian.

“Korban tidak mengakui perbuatan yang dituduhkan, sehingga terjadi adu mulut di tempat,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Gegara Sperma Crot di Luar, Istri Orang Tewas di Tangan Selingkuhan

Situasi yang semakin memanas membuat pelaku kehilangan kendali. Ia kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis badik dan menyerang korban secara berulang kali.

“Pelaku menusuk korban beberapa kali. Luka ditemukan di bagian dada, perut, dan paha. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Fahrul.

Dari hasil penyelidikan awal, motif penyerangan diduga dilatarbelakangi rasa cemburu. Pelaku mencurigai adanya hubungan khusus antara korban dan istrinya.

“Pelaku menduga korban memiliki kedekatan dengan istrinya sehingga memicu kecemburuan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau

Usai kejadian, pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Wajo.

Aksi penikaman tersebut sempat terekam kamera dan videonya beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman, terlihat pelaku mengenakan pakaian merah menyerang korban di pinggir jalan hingga tersungkur.

Sebuah badik juga tampak tergeletak di jalan bersama sepeda motor milik pelaku.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:06 WITA

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:27 WITA

Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:55 WITA

Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:19 WITA

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WITA

Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba

Berita Terbaru