Perjalanan dari Jakarta Berakhir Tragis, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Diserang

Senin, 20 April 2026 - 02:16 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Perjalanan dari Jakarta Berakhir Tragis, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Diserang

Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, saat dievakuasi usai penikaman, serta potret dirinya dalam atribut Partai Golkar. (Foto Kolase)

Zonafaktualnews.com – Perjalanan Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, dari Jakarta berujung tragis.

Nus Kei tewas setelah menjadi korban penikaman di area Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu siang, (19/4/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di wilayah Kecamatan Kei Kecil.

Saat itu, korban baru saja keluar dari area kedatangan dan hendak melanjutkan perjalanan.

Situasi yang semula berlangsung normal mendadak berubah. Seorang pria tak dikenal mendekati korban, lalu secara tiba-tiba melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA :  Terungkap! Pengakuan “Pencabut Nyawa” Wanita dalam Koper di Pangkep

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, mengatakan pelaku langsung melancarkan aksinya tanpa banyak interaksi sebelum melarikan diri.

“Korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam. Setelah itu, pelaku langsung kabur dari lokasi,” ujarnya.

Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius. Warga dan keluarga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT.

BACA JUGA :  Ngeri, Juragan Depot Air Isi Ulang, Dimutilasi lalu Dicor Karyawan

Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusukan yang mengenai bagian vital tubuhnya.

Usai kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Dalam waktu singkat, dua orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut berhasil diamankan.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36).

Saat ini, keduanya tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse Kriminal Polres Maluku Tenggara untuk mengungkap peran masing-masing.

BACA JUGA :  Dituduh Curi Uang, Pria di Klaten Penggal Kepala Wanita

Polisi masih mendalami motif di balik penyerangan tersebut.

Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi terkait latar belakang aksi yang menewaskan tokoh politik setempat itu.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana