Netizen Sebut UNHCR Komunitas Penjajah Berkedok Kemanusiaan

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizen Sebut UNHCR Komunitas Penjajah Berkedok Kemanusiaan

Netizen Sebut UNHCR Komunitas Penjajah Berkedok Kemanusiaan

Zonafaktualnews.com – Netizen di media sosial TikTok ramai menolak keras pengungsi Rohingya yang digiring ke Indonesia.

Selain itu, Netizen menyebut United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), komuinitas penjajah berkedok kemanusiaan.

Pernyataan netizen tersebut telontar saat menanggapi unggahan video Pimpinan Tim Pigeon Cyber Defense Indonesia, Cyber Army.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video itu, Pimpinan Tim Pigeon Cyber Defense Indonesia, Cyber Army, Hansus akan membongkar propaganda pencitraan UNHCR terkait modus pengsungsi Rohingya

Menurut Hansus, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) adalah komunitas pencitraan yang dibuat Amerika Serikat, Rohingnya adalah korban propaganda yang digiring ke Indonesia.

“Kami adalah Pigeon Cyber Defense Indonesia, saya Hansus pimpinan tim Pigeon Cyber Army akan membongkar UNHCR kepada warga Indonesia tercinta dimanapun kalian berada sehat selalu,” ujar Hansus lewat video viralnya di TikTok, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA :  Tumbler Tuku Anita Dewi Trending di Google, Curhat Kehilangan di KRL Dicap Lebay

Hansus mengatakan UNHCR adalah adalah komunitas pencitraan yang dibuat Amerika Serikat (AS). Rohingnya adalah korban propaganda yang kemudian digiring ke Indonesia.

“Ini memang sudah terencana fungsi UNHCR sebagai komunitas pencitraan propaganda mamrika tim kami tuan jamkesmas dalam akun tiktoknya sudah mempsoting koalisi dari komunitas UNHCR,”

“Ini propaganda yang tidak lain sebagai serangan balasan kepada netizen Indonesia. Kita sebagai warga Indonesia membutuhkan hacker sebagai defense,

Saya selaku aktivis akan selalu berupaya menjadi yang baik membongkar kebusukan politik dalam negeri maupun internasional termasuk akan memantau propaganda-propaganda politik jahat,

Kami tim Cyber Pigeon Army Indonesia akan selalu mendukung kedaulatan Republik Indonesia tanpa campur tangan zionisme,” kata Hansus

Menanggapi video viral Tim Pigeon Cyber Defense Indonesia, Cyber Army. Netizen memberikan dukungan terhadap Tim Cyber Army untuk tidak tanggug-tanggung membongkar kebusukan UNHCR.

@president.afiliator

FUNGSI UNHCR DALAM POLITIK DUNIA #UNHCR #ROHINGYA #ACEH #HACKER #H4N5VS

♬ Hacker Indonesia – PT GM-CYBER NET

“Hancurkan UNHCR Indonesia,” ujar akun Ardy Sunjoy

“Tutup UNHCR! Usir UNHCR dari Indonesia, tolak pengungsi Rohingya, tolak organisasi imigran gelap berkedok kemanusiaan,” kata akun siapakah aku

“Tiktok kayaknya ada kerjasama dengan UNHCR, karena komen tentang Rohalus selalu dihapus,” kata Nhy123

“Sudah ketebak, UNHCR pasti ada orang Rohingya terus mereka yang bakalan memperjuangkan saudara-saudaranya masuk ke Indonesia. Tutup UNCHR penjajah berkedok kemanusiaan,” ujar Niko.

“Serang saja UNHCR terus, masa kita kalah sama mereka, demo dan tutup,” kata akun Baho777

“Dari awal sudah mulai mencurigakan UNHCR,” timpal akun Wiwik2606

“Ketua UNHCR Indonesia sendiri aja orang Rohingya sudah menetap di Indonesia sejak 2015. Mohon maaf pak dan ibu anda sudah ketahuan,” ujar akun Distro Indonesia

“Pasal 1 ayat (2) UUD 1945, kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat bukan UNHCR,” ungkap akun Crulzmr21

“Secara tertulis, faktanya kedaulatan NKRI ada di tangan UNCHR. Pemerintah kita nurut aja apa kata UNHCR,” timpal akun Ngaber24

Menanggapi ribuan komentar Akun UNHCR Indonesia meminta dan berharap dukungan rekan-rekan di media agar pemerintah Indonesia menyiapkan Pulou dan Kewarganegaraannya

“Kami berharap dukungan rekan rekan di media agar pemerintah Indonesia menyiapkan Pulou dan Kewarganegaraannya,”kata akun UNHCR Indonesia menanggapi postingan akun HAN5V5

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Heboh, Objek Misterius Mirip UFO Mendarat di Madura, Netizen: “Wah, Ini Bezita”
Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang
Owner FF Koar-koar Bravo BPOM-Polri, Netizen: “Samaji’ko Dulu Mercurit”
Anak Polisi Ngaku Kebal Hukum, Netizen: Mustahil Dipidana, Ortu Berpangkat
Lahir dengan Kelainan Langka, Bayi Bermata Satu di Kendari Cuma Hidup 5 Jam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:29 WITA

Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Senin, 1 Juni 2026 - 15:27 WITA

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WITA

Heboh, Objek Misterius Mirip UFO Mendarat di Madura, Netizen: “Wah, Ini Bezita”

Senin, 25 Mei 2026 - 17:44 WITA

Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Berita Terbaru