Mantan Presiden AS Donald Trump Ditangkap

Selasa, 4 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Foto Reuters)

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Foto Reuters)

Zonafaktualnews.com – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ditangkap setelah tiba di gedung di pengadilan New York

Trump akan diadili atas lusinan dakwaan terkait pembayaran uang tutup mulut.

Ini pertama kalinya dalam sejarah AS, mantan presiden akan menghadapi tuntutan pidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump tiba di gedung pengadilan di Lower Manhattan dengan iring-iringan mobil bergaya kepresidenan dari Trump Tower di Midtown

Dia diharapkan diberi tahu bahwa dia ditahan, diambil sidik jarinya, dan diproses sebelum dakwaan.

Trump diperkirakan akan mengajukan pembelaan tidak bersalah.

“Tampak SANGAT NYATA – WOW, mereka akan MENANGKAP SAYA. Tidak percaya ini terjadi di Amerika,” kata Trump dalam postingan di platform media sosialnya, Truth Social, yang dilihat, Rabu (5/4/2023).

Masalah hukum, tontonan media dan kecerobohan menyembunyikan uang tutup mulut untuk bintang film porno yang menjadi jantung kasus ini adalah babak baru bagi taipan New York itu.

BACA JUGA :  Timur Tengah Membara, AS dan Israel Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran

Keamanan tingkat tinggi diberlakukan di gedung pengadilan dan daerah sekitarnya saat polisi, petugas pengadilan, dan Secret

Service bersiap untuk aksi protes di tengah dakwaan mantan presiden yang belum pernah terjadi sebelumnya

Hakim telah melarang kamera TV di dalam ruang sidang, tetapi memutuskan untuk mengizinkan beberapa fotografer, yang akan mengambil gambar bersejarah

Yang kemungkinan besar akan dimuat di halaman depan surat kabar, di iklan musim pemilu, dan di buku sejarah masa depan.

Menurut dua sumber, Trump akan menghadapi sekitar 30 dakwaan terkait tuduhan penipuan dokumen yang terkait dengan pembayaran uang suap selama kampanye presiden 2016.

Investigasi jaksa berpusat pada pembayaran uang tutup mulut yang dilakukan menjelang pemilu 2016 kepada dua wanita yang mengaku pernah berselingkuh dengan Trump.

BACA JUGA :  Adu Gagasan Anies, Prabowo, dan Ganjar di Apeksi

Trump membantah perselingkuhan itu dan melakukan kesalahan apa pun.

Michael Cohen, pengacara Trump, membayar bintang film dewasa Stormy Daniels USD130.000 atau sekitar Rp1,9 miliar pada hari-hari terakhir kampanye.

Dia mengatakan melakukan pembayaran itu atas arahan Trump, dan Trump telah mengakui membayar kembali Cohen melalui pembayaran yang diberi label sebagai biaya hukum.

Jaksa juga menanyai saksi tentang tuduhan bahwa uang suap USD150 ribu (Rp2,2 miliar)

Sebelumnya telah dibayarkan kepada mantan playmate Playboy Karen McDougal, kata dua sumber yang mengetahui pekerjaan dewan juri Manhattan.

Cohen yang bersaksi di depan dewan juri – mengakui bahwa dia terlibat dalam kedua pembayaran tersebut dalam pengakuan bersalah di pengadilan federal Manhattan pada tahun 2018.

Di bawah undang-undang negara bagian New York 2019 yang dikritik Trump saat menjadi presiden terlalu lunak terhadap kejahatan t

BACA JUGA :  Parah, Nahkoda Kapal Pelni KM Labobar 'Pungli' Berjamaah?

Tuduhan yang kini dihadapinya tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pembebasan dengan jaminan karena itu adalah pelanggaran tanpa kekerasan.

Pakar hukum mengatakan hakim dapat membatasi perjalanan Trump tetapi tidak mungkin melakukannya

Karena dia mencalonkan diri sebagai presiden dan tidak menganggapnya sebagai risiko penerbangan

Trump sendiri membantah melakukan kesalahan, menyebut penyelidikannya sebagai perburuan penyihir dan menuduh jaksa wilayah rasis.

Dia juga tidak percaya bisa mendapatkan keadilan di pengadilan. Ia juga meminta hakim baru untuk memimpin kasusnya dengan mengatakan hakim Juan Merchant seorang pembenci Trump.

Dakwaan ini hanyalah awal dari proses hukum yang panjang dalam kasus yang bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk diselesaikan.

Editor : Isal

Berita Terkait

Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara
Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:49 WITA

Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:02 WITA

Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WITA

Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:15 WITA

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:44 WITA

Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Berita Terbaru