Mantan Marinir TNI AL Jadi Buronan Usai Baku Tembak dengan Polisi

Minggu, 23 Februari 2025 - 02:57 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Mantan Marinir TNI AL Jadi Buronan Usai Baku Tembak dengan Polisi

Rekaman CCTV, Mantan anggota TNI Angkatan Laut, Chandra alias Rudi, terlibat baku tembak dengan polisi. (Ist)

Zonafaktualnews.com – Peristiwa baku tembak antara polisi dan seorang mantan anggota TNI Angkatan Laut (AL) Chandra alias Rudi, terjadi di Perumahan Surya Mas, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Selasa (18/2/2025).

Chandra, yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba, berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasus ini bermula dari informasi yang diterima polisi mengenai seorang pria bernama Ali Muda Nasution (45) yang diduga memiliki sabu.

Polisi kemudian menyamar sebagai pembeli dan sepakat bertransaksi 4 kilogram sabu senilai Rp 920 juta di sebuah rumah di Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Setelah memastikan adanya barang bukti, tim langsung menangkap Ali dan menyita empat bungkus plastik berisi sabu.

BACA JUGA :  Perbatasan Rafah Panas, Tentara Israel dan Mesir Baku Tembak

Saat diinterogasi, Ali mengaku bahwa pasokan sabu tersebut berasal dari Chandra, mantan anggota TNI AL yang bermukim di Kisaran, Kabupaten Asahan. P

olisi pun bergerak ke rumah Chandra untuk melakukan penangkapan. Namun, saat tiba di lokasi, rumah tersebut dalam keadaan terkunci.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Chandra terlihat keluar rumah menggunakan sepeda motor. Ketika polisi berusaha menghentikannya, ia tiba-tiba mengeluarkan pistol dari dalam tas dan menembaki mobil polisi.

“Chandra langsung melakukan penembakan berkali-kali ke arah petugas. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun tersangka terus menembak sambil melarikan diri ke arah Stadion Mutiara Kisaran,” jelas AKP Mulyoto, Kasat Narkoba Polres Asahan.

BACA JUGA :  Polres Maros Sikat Jaringan Narkoba, 18 Orang Ditangkap

Meski polisi berusaha mengejar, Chandra berhasil meloloskan diri. Setelah kejadian, polisi menggeledah rumahnya dan menemukan enam bungkus plastik berisi sabu, satu pucuk senjata api jenis Baretta, serta ratusan butir peluru.

Seorang perempuan bernama Lisa, yang mengaku sebagai istri Chandra, turut diamankan dalam penggeledahan tersebut.

Berdasarkan keterangan Ali, ia mengaku diperintahkan oleh Chandra untuk menjemput 10 kilogram sabu dari tengah laut pada Sabtu (15/2) dini hari dengan imbalan Rp 70 juta jika berhasil mengantarkan barang tersebut.

“Ali Muda Nasution menjemput sabu sebanyak 10 kilogram dari laut dengan menggunakan boat atas perintah Chandra,” terang Mulyoto.

BACA JUGA :  Lagu Siti Mawarni Meledak di Medsos, Liriknya Bikin Bandar Sabu Gerah

Chandra, yang diketahui merupakan mantan anggota marinir dengan pangkat terakhir Letnan Dua (Letda), telah dipecat dari dinas militer sebelum terlibat dalam jaringan narkoba.

Saat ini, polisi masih memburu Chandra dan mendalami jaringan narkoba yang melibatkan dirinya.

Masyarakat diminta untuk segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan Chandra.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali
Dulu Minimarket Gowa Dihajar Tak Goyang, Terjawab Usai Bupati Tersangka PBG
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:50 WITA

Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Senin, 28 September 2026 - 14:53 WITA

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman

Senin, 28 September 2026 - 02:24 WITA

Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan

Berita Terbaru