Ketua KPU RI Jadi Khatib Bahas Sifat Kebinatangan di Depan Jokowi

Senin, 17 Juni 2024 - 11:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dan Presiden Jokowi (Foto Kolase)

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dan Presiden Jokowi (Foto Kolase)

Zonafaktualnews.com – Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, menjadi khatib dalam Salat Idul Adha 1445 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang pada Senin (17/6/2024).

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana, serta Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam khotbahnya, Hasyim mengisahkan kisah Nabi Ibrahim yang diminta untuk mengorbankan putra tunggalnya, Nabi Ismail, yang lahir setelah menanti selama 86 tahun bersama istrinya, Siti Hajar.

BACA JUGA :  Harapan Luhut, Panglima TNI hingga Kapolri untuk Jokowi yang Ulang Tahun ke-63

“Nabi Ibrahim dengan penuh ketaatan bersedia melaksanakannya dan Nabi Ismail pun tidak gentar. Keduanya menunjukkan sikap ingin berkorban yang luar biasa,” ujar Hasyim.

Allah kemudian menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba besar, yang menjadikan peristiwa tersebut dirayakan sebagai Idul Adha atau Idul Kurban, di mana umat Islam yang mampu mengorbankan hewan ternak untuk dibagikan dagingnya.

“Ibadah kurban ini memiliki dua makna. Pertama, sifat kebinatangan dalam jiwa manusia harus dikorbankan dan disembelih. Kedua, jiwa dan perbuatan seseorang harus dilandasi dengan tauhid, iman, dan takwa,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tepis Fitnah, Jokowi Bawa Salinan Ijazah ke Polda Metro Jaya

Hasyim menekankan bahwa sifat kebinatangan seperti egoisme, kesombongan, dan pandangan yang absolut terhadap kebenaran, serta perilaku merendahkan orang lain, harus dikendalikan.

Menurutnya, sifat-sifat tersebut dapat menyebabkan konflik dan ketidakstabilan dalam masyarakat.

“Dalam ajaran Islam, seorang Muslim harus siap mengorbankan sifat-sifat kebinatangan itu untuk menciptakan ketentraman dan stabilitas dalam kehidupan bersama,” tegasnya.

Hasyim juga mengingatkan bahwa sifat-sifat seperti curiga, menyebarkan fitnah, tamak, dan ambisi yang tidak terkendali, harus dihindari karena dianggap tercela dalam Islam.

BACA JUGA :  Jokowi Beberkan Dugaan Pencucian Uang Kripto Capai Rp 139 Triliun

“Ajaran kurban mengajarkan kita untuk mengorbankan segala sikap dan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Allah, dan menggantinya dengan amal yang membawa berkah,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri
Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Usai Bebas, Jessica “Kopi Sianida” Tegaskan: Saya Bukan Pembunuh Mirna
Habib Rizieq Sentil Mahfud: “Lu yang Bubarin FPI, Sekarang Teriak Amar Ma’ruf”
Tujuh Tahun Pimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo Pilih Mundur Lebih Awal
Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:02 WITA

Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:06 WITA

Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:25 WITA

Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:04 WITA

Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:25 WITA

Usai Bebas, Jessica “Kopi Sianida” Tegaskan: Saya Bukan Pembunuh Mirna

Berita Terbaru