Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria di Polman ditangkap usai parangi istri dan anak kandung (Ilustrasi)

Pria di Polman ditangkap usai parangi istri dan anak kandung (Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Kesal tidak diberi uang, seorang pria di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, nekat memarangi istri dan anak kandungnya yang masih berusia 8 tahun.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Baru, Kecamatan Luyo, pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 08.30 Wita.

Insiden bermula saat pelaku meminta uang kepada istrinya, namun permintaan itu tidak dipenuhi hingga memicu pertengkaran di dalam rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasubsektor Luyo Ipda Hamid mengatakan cekcok antara keduanya kemudian berujung pada aksi kekerasan.

BACA JUGA :  Petani Beralih Profesi, Gadis 16 Tahun Digarap Berulang Kali

Pelaku disebut masuk ke kamar untuk mengambil sebilah parang sebelum kembali menemui korban.

“Pelaku sempat mengambil parang di dalam kamar, lalu kembali dan menyerang istrinya,” ujar Hamid kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Saat kejadian berlangsung, anak korban berinisial AA (8) berada di lokasi. Bocah tersebut berusaha menolong ibunya yang terjatuh usai diserang, namun justru ikut terkena sabetan parang.

“Anaknya mencoba menghalangi untuk melindungi ibunya, tetapi ikut terkena karena ayunan parang sudah terlanjur,” jelas Hamid.

BACA JUGA :  Bus Rombongan Jemaah Umrah dari Wonomulyo Polman Terjungkal di Pangkep

Setelah melakukan pemarangan, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian.

Sementara itu, warga setempat membantu mengevakuasi kedua korban ke Puskesmas Batupanga untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat kejadian tersebut, korban TI (35) mengalami luka tebasan di bagian punggung dan harus menjalani enam jahitan.

Sedangkan anaknya mengalami luka di bagian kaki dengan total 13 jahitan.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pertengkaran antara pelaku dan korban diduga bukan kali pertama terjadi.

BACA JUGA :  Tersinggung Dilarang Sawer Biduan, Lima Pemuda Polman Aniaya Lansia

Persoalan uang disebut kerap menjadi pemicu cekcok dalam rumah tangga tersebut.

Beberapa jam setelah kejadian, aparat kepolisian berhasil mengamankan pelaku.

Bersama barang bukti berupa parang yang digunakan saat kejadian, pelaku kemudian diserahkan ke Polres Polman untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini ditangani Polres Polman,” tutup Hamid.

 

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Berita Terbaru