Kekuatan Geng Solo Semakin Dominan, Prabowo Terjepit di Tengah Loyalis Jokowi

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Prabowo terjepit di tengah loyalis Jokowi

Foto ilustrasi – Prabowo terjepit di tengah loyalis Jokowi

Zonafaktualnews.com – Kekuatan Geng Solo mulai menunjukkan wajahnya—pelan, tapi pasti, merayap ke pusat kuasa.

Aroma kekuasaan itu tak pernah benar-benar hilang. Ia hanya berpindah tempat. Kadang mengendap, kadang menyelinap, lalu menyergap dari celah-celah yang tak terlihat.

Enam bulan berlalu sejak Prabowo Subianto resmi duduk di kursi RI-1. Namun tak ada pesta kekuasaan yang utuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik senyum diplomatik dan jabat tangan formal, denyut keras politik berdetak dari arah timur—dari Solo, dari kota asal sang mantan presiden yang masih bergigi.

Kekuatan Geng Solo—istilah yang semula terdengar sebagai lelucon politik di warung kopi—telah menjelma menjadi skenario serius.

BACA JUGA :  Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo Dipertanyakan, Uang Sitaan ke Mana?

Bukan lagi rumor jalanan, melainkan peta pertempuran baru yang menjangkau meja kabinet dan ruang-ruang kendali negara.

Bukan tanpa sebab. Para menteri yang secara administratif tunduk pada Presiden Prabowo, kini satu per satu terlihat merapat ke Solo.

Bahkan para kepala daerah mulai menyesuaikan arah angin. Gubernur Jawa Timur, misalnya, terlihat lebih akrab dengan orbit Jokowi ketimbang membangun sinergi dengan istana.

Tak berhenti di sana. Dalam momen sarat isyarat, seorang pria bergaya preman mendapat penghormatan istimewa saat rombongan Tim Percepatan Urusan Aparatur bertamu ke kediaman Jokowi.

Ini bukan sekadar adegan kebetulan, tapi bagian dari simbol bahwa kekuasaan informal kembali unjuk gigi—yang tak kalah tajam, tak kalah berbahaya.

BACA JUGA :  PDIP Ngamuk Tanduk Budiman Sudjatmiko dari Kepartaian

Prabowo, sang jenderal tertinggi, tampak berdiri sendirian di tengah pusaran yang makin menggila. Bukan lawan dari luar, melainkan para loyalis Jokowi yang justru ada di dalam kabinet.

Di meja makan kekuasaan, di kursi-kursi rapat, mereka menyelinap dalam diam, tapi mencengkeram dengan erat.

Sutoyo Abadi, Koordinator Kajian Politik Merah Putih, menyebut ini bukan sekadar manuver biasa.

“Presiden Prabowo sudah dikepung. Skenario pembusukan pemerintahan sedang berjalan,” katanya.

Ia menyebut kekuatan yang muncul dari arah Solo sebagai sumbu dari upaya kudeta halus—tanpa letusan, tapi mematikan.

Oligarki, dalam pandangannya, tak pernah benar-benar kalah. Mereka hanya berganti kulit, memperhalus taktik, dan menjalin aliansi baru. Mereka tak teriak. Mereka tak gaduh. Tapi mereka menggigit, mematikan.

BACA JUGA :  Aturan Baru Disahkan, KPK Kehilangan Wewenang Tangkap Bos BUMN Korupsi

Kini publik tinggal menanti: siapa yang menarik pelatuk lebih dulu? Siapa yang menyergap, siapa yang disergap?

Dalam panggung kekuasaan yang dipenuhi wajah-wajah familiar, kekuatan Geng Solo bisa saja berubah jadi kekuatan pemakzulan yang paling senyap dalam sejarah republik.

Karena dalam republik ini, siapa pun yang lupa membaca arah angin, tinggal menunggu waktu untuk tumbang—bukan karena dihantam dari luar, tapi karena disergap dari dalam rumahnya sendiri.

Dan mungkin, kali ini pun begitu.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri
Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun
DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar
Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu
Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:10 WITA

Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:04 WITA

Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:16 WITA

DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:30 WITA

Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu

Berita Terbaru