Kasus Impor Gula, Hotman Paris Sebut Jokowi Mestinya Jadi Tersangka

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris (Instagram)

Hotman Paris (Instagram)

Zonafaktualnews.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali membuat geger ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Dalam pembelaannya terhadap Direktur Utama PT Angels Products, Tony Wijaya, Hotman menyinggung nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus impor gula periode 2015–2016.

Hotman mempertanyakan alasan penegak hukum hanya menjerat mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) dan sejumlah pengusaha, sementara Jokowi yang disebut memberi instruksi impor justru tak tersentuh.

“Kalau saksi sudah bilang impor itu atas perintah Presiden, kenapa yang jadi terdakwa hanya Tom Lembong dan pengusaha? Logikanya, seharusnya Pak Jokowi juga terseret,” ucap Hotman dalam persidangan.

Menurutnya, fakta persidangan memperlihatkan impor 200 ribu ton gula dilakukan demi operasi pasar yang digagas pemerintah.

Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pun mengakui mendengar arahan tersebut berasal dari Presiden.

BACA JUGA :  Rocky Gerung Sebut Jokowi Bajingan Tolol, Begini Arti Menurut KBBI

Hotman menilai kondisi ini menunjukkan adanya ketidakadilan dalam proses hukum. Ia bahkan menyinggung bahwa penetapan tersangka seolah hanya menyasar pihak tertentu.

“Sedih melihat hukum di negeri ini, yang diperintah justru jadi korban, sementara pemberi instruksi aman,” kata dia.

Kasus impor gula 2015–2016 memang menyedot perhatian publik setelah Tom Lembong mendapat abolisi dari Presiden Prabowo Subianto pada awal Agustus 2025.

BACA JUGA :  Jokowi Pemimpin Butut

Meski bebas, proses hukum terhadap sejumlah pengusaha tetap berlanjut, termasuk terhadap Tony Wijaya yang kini didampingi Hotman.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS
Ngaku Ditipu Bos Kosmetik di Makassar, Owner RA Skincare Rugi Rp400 Juta
Bermula dari Tagihan, Nasabah Kredivo Berakhir Jadi Korban Pelecehan Oknum DC
Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:49 WITA

Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:40 WITA

Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:36 WITA

Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS

Berita Terbaru