Kalah Gugatan, Aktivitas Rusli Doloking di Pasar Butung Dinilai Ilegal

Selasa, 13 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Butung Makassar (Foto Istimewa)

Pasar Butung Makassar (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Kepengurusan Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta di Pusat Grosir Butung, Makassar, yang dipimpin oleh Rusli Doloking, resmi dinyatakan tidak sah setelah kalah dalam gugatan di Mahkamah Agung.

Putusan ini merupakan hasil dari Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh HM Irwan Nur dan timnya, yang menggugat keabsahan kepengurusan Rusli Doloking.

Mahkamah Agung menyatakan bahwa kepengurusan yang saat ini dikuasai oleh Rusli Doloking beserta timnya, termasuk Rahman Mallarangeng, tidak memiliki dasar hukum yang sah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putusan ini menegaskan bahwa kepengurusan yang sah adalah di bawah kepemimpinan HM Irwan Nur dan rekan-rekannya.

BACA JUGA :  Dishub Makassar Tegaskan Pungutan di Trayek Daya Ilegal, Organda Tak Punya Wewenang

Proses eksekusi atas putusan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 1 Agustus 2024, dengan pengawalan ketat dari ratusan personel kepolisian dari Polres Pelabuhan dan Polda Sulsel.

Meski demikian, meskipun proses eksekusi telah dilakukan, pihak Rusli Doloking masih belum menyerahkan pengelolaan KSU Bina Duta kepada pihak yang berwenang.

Ironisnya, Rusli Doloking hingga saat ini masih aktif melakukan aktivitas di Pasar Butung, termasuk menagih iuran dari para pedagang.

Aktivitas ini dinilai ilegal oleh pihak HM Irwan Nur, yang menegaskan bahwa segala bentuk pungutan yang dilakukan oleh pihak Rusli dapat dikategorikan sebagai tindak pidana.

BACA JUGA :  Bak Minum Obat, Kasat Lantas dan Kanit Regident Gowa Didemo 3 Kali dalam Seminggu

Muhammad Irham Nur, Humas KSU Bina Duta di bawah kepengurusan HM Irwan Nur, dengan tegas meminta Rusli Doloking untuk menghentikan semua aktivitasnya di Pasar Butung.

Ia juga menegaskan bahwa jika pungutan liar tersebut tetap dilakukan, pihaknya akan melaporkan tindakan tersebut ke pihak yang berwajib.

Selain itu, Irham juga mengimbau para pedagang di Pasar Butung agar tidak lagi membayar iuran atau bentuk pembayaran lainnya kepada Rusli atau timnya, karena mereka bukan lagi pengurus sah KSU Bina Duta.

“Saya minta kepada para pedagang untuk tidak lagi memberikan pembayaran apapun kepada Rusli dan timnya, karena mereka tidak memiliki wewenang hukum atas pengelolaan Pasar Butung,” ujar Irham yang dikutip Selasa (13/8/2024)

BACA JUGA :  Parah, Nahkoda Kapal Pelni KM Labobar 'Pungli' Berjamaah?

Beberapa pedagang mengaku masih dimintai pembayaran iuran oleh orang-orang yang dikirim oleh Rusli. Bahkan, sebagian dari mereka merasa diintimidasi dan diancam jika ketahuan berpihak kepada pihak HM Irwan Nur.

Hingga berita ini diturunkan, Rusli Doloking belum memberikan tanggapan resmi terkait putusan Mahkamah Agung maupun tuduhan pungutan liar yang dialamatkan kepadanya.

Upaya untuk menghubungi dan meminta klarifikasi dari pihaknya juga belum membuahkan hasil.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar
Loket Check In Molor, Penumpang Keluhkan Pelayanan Pelabuhan Makassar
Minim Pemeliharaan, Pipa PDAM Makassar Blokade Jalur Nelayan Jongayya
ACW Minta Kejari Usut Total Jalan Beton Parepare 2025, Jangan Pilih-Pilih
Kanal Batua Raya Makin “Brewok” Eceng Gondok, Warga Desak BBWS Bertindak
Kebijakan Pilah Sampah di Makassar Dinilai Sisakan Celah Kesiapan Sistem
Kejaksaan Pastikan Ada Tersangka di Kasus Korupsi Laptop Disdik Parepare
Kasus Dugaan Korupsi Jalan Beton Parepare 2025 Segera Diekspose Kejari

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:40 WITA

Loket Check In Molor, Penumpang Keluhkan Pelayanan Pelabuhan Makassar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:30 WITA

Minim Pemeliharaan, Pipa PDAM Makassar Blokade Jalur Nelayan Jongayya

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:28 WITA

ACW Minta Kejari Usut Total Jalan Beton Parepare 2025, Jangan Pilih-Pilih

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:55 WITA

Kanal Batua Raya Makin “Brewok” Eceng Gondok, Warga Desak BBWS Bertindak

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Modal “Mokondo” Tebar Bualan

Minggu, 2 Agu 2026 - 16:08 WITA