Jokowi Melawan Soal Food Estate yang Dianggap PDIP Kejahatan Lingkungan

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 09:52 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Jokowi Melawan Soal Food Estate yang Dianggap PDIP Kejahatan Lingkungan

Presiden Jokowi (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Presiden Jokowi melawan soal proyek food estate yang dianggap PDIP sebagai kejahatan lingkungan

Pasalnya, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menduga ada aliran dana kejahatan lingkungan sedikitnya Rp 1 triliun masuk ke partai politik untuk pembiayaan Pemilu 2024.

Menanggapi pernyataan Hasto Kristiyanto tersebut, Jokowi mengatakan bahwa proyek lumbung pangan nasional itu tujuannya untuk mengantisipasi krisis pangan.

“Jadi kita itu membangun food estate atau lumbung pangan itu dalam rangka mengantisipasi krisis pangan,” kata Jokowi di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA :  Geng Mulyono Diuntungkan dari Kekacauan Demo, Prabowo Diminta Ganti Kapolri

Saat ini negara-negara di dunia tengah menghadapi krisis pangan. Jokowi menyebut harga bahan pokok di sejumlah negara naik drastis. Baik itu gandum, gula, maupun beras harganya melonjak.

Pihaknya tak menampik paceklik juga akan melanda Indonesia. Untuk itu pemerintah harus berhati-hati. Sebagai antisipasi, salah satunya dengan mencanangkan program food estate.

Selain untuk antisipasi krisis pangan, Jokowi mengatakan kebijakan food estate juga dimaksudkan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Kendati tak terjadi krisis pangan, kata Jokowi, food estate dapat diaplikasikan sebagai cadangan strategis.

BACA JUGA :  10 Target Jokowi Gagal Jelang "Injury Time" Masa Jabatan

Bahkan, jika cadangannya melimpah, Indonesia dapat mengekspor ke negeri lain yang membutuhkan.

“Yang namanya lumbung pangan, food estate itu harus untuk cadangan, baik cadangan strategis, maupun nanti kalau melimpah betul, enggak apa-apa. Untuk ekspor, karena negara lain membutuhkan,” kata Jokowi.

Jokowi mengakui kebijakan pembangunan food estate tidak mudah. Dia berharap para pihak memaklumi jika terjadi kegagalan pada percobaan pertama.

Bahkan, kata dia, membutuhkan percobaan hingga enam sampai tujuh kali untuk berhasil.

BACA JUGA :  Jokowi Resmikan Jalur Kereta Api Makassar - Parepare

“Tanaman pertama biasanya gagal. Nanam kedua masih paling-paling bisa berhasil 25 persen. Ketiga baru biasanya ke-enam ketujuh itu biasanya baru pada kondisi normal,” kata Jokowi, menjelaskan.

“Jadi kita itu membangun food estate lumbung pangan itu dalam rangka mengantisipasi krisis pangan.

Hati-hati, semua kawasan semua negara sekarang ini menghadapi yang namanya krisis pangan,” ujar Jokowi.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup
2 Kali Ngumpet dari Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa
Indonesia Terancam Digugat Malaysia, Imbas Kabut Asap Karhutla Makin Parah
Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran