Jalan Diblokade Tiga Hari, Warga Makassar Geram Serang Mahasiswa

Sabtu, 22 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Warga dan Mahasiswa di Makassar Bentrok Gara-gara Jalan Diblokade Tiga Hari (Tangkapan Layar Video).

Foto Kolase : Warga dan Mahasiswa di Makassar Bentrok Gara-gara Jalan Diblokade Tiga Hari (Tangkapan Layar Video).

Zonafaktualnews.com – Aksi blokade jalan yang dilakukan mahasiswa selama tiga hari berturut-turut di Makassar, memicu kemarahan warga.

Pada Jumat (21/2/2025) malam, ketegangan mencapai puncaknya ketika warga yang sudah geram menyerang mahasiswa yang sedang berunjuk rasa di depan Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan A.P. Pettarani, Kecamatan Rappocini.

Menurut Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, blokade jalan yang mengganggu aktivitas warga menjadi penyebab utama insiden tersebut.

“Masyarakat merasa sangat tidak nyaman karena jalan utama ditutup selama tiga hari. Akhirnya, emosi mereka meledak dan berujung pada penyerangan terhadap mahasiswa,” ujar Arya saat memberikan keterangan ke awak media.

Bentrokan antara warga dan mahasiswa tidak berlangsung lama, namun situasi sempat memanas ketika sekelompok massa dari arah kampus melakukan pelemparan.

Polisi yang berupaya mengamankan lokasi pun bertindak tegas. Sebanyak enam orang diduga terlibat dalam aksi anarkis, termasuk merusak fasilitas umum dan melemparkan bom molotov, akhirnya diamankan.

BACA JUGA :  Dalang Teror Rumah Kades di Luwu Terungkap, Kepala Dusun Otaki Aksi Bom Molotov

“Kami mengamankan enam orang karena mereka melakukan pelemparan. Kami akan menyelidiki lebih lanjut motif di balik aksi mereka,” kata Arya.

Ia menambahkan bahwa keenam orang tersebut diduga bukan mahasiswa, melainkan kelompok tertentu yang sengaja memicu kericuhan.

“Sepertinya mereka adalah kelompok anarko,” ujarnya.

Arya memastikan tidak ada korban dalam bentrokan tersebut, baik dari pihak mahasiswa, warga, maupun aparat keamanan.

“Tidak ada korban sama sekali. Situasi sudah kondusif dan aman,” tegasnya.

BACA JUGA :  Raja dan Ratu Spanyol Dilempari Lumpur Saat Kunjungi Valencia yang Dilanda Banjir

Aksi unjuk rasa mahasiswa ini terkait dengan kebijakan pemerintah yang telah berlangsung selama tiga hari di Makassar.

Menghadapi hal tersebut, pihak kepolisian telah menyiapkan ribuan personel pengamanan dari berbagai satuan, termasuk Polres, Polsek, Polda, dan Brimob.

“Kami telah mengerahkan 1.200 personel sejak pagi hari untuk menjaga keamanan di beberapa titik,” pungkasnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam
Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar
Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos
LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat
37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks
Joni Bikin Pak Guru Pening, Jawab Merantau Dikasih Nol
Potret Makassar “Rantasa”, Sampah Dipilah Menumpuk 5 Hari di Borong
Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:02 WITA

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:51 WITA

Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:20 WITA

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:57 WITA

37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:02 WITA

Ilustrasi layanan LBH Anak Rakyat yang membuka ruang konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat, dengan menekankan prinsip keadilan dan akses hukum yang setara bagi rakyat.

Kolom

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:20 WITA