Isu Reshuffle “Guncang” Kursi Mentan Syahrul Yasin Limpo

Rabu, 1 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  (Foto Instagram SYL)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Foto Instagram SYL)

Zonafaktualnews.com – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) tengah “diguncang” isu reshuffle atau perombakan kabinet yang bakal dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Politikus NasDem itu mendapat kritik dari PDIP soal kinerjanya. Beberapa kali, PDIP mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menggantinya.

Dalam rapat yang membahas soal distribusi beras kemarin, Presiden Jokowi tidak mengundang SYL ke Istana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat tersebut hanya dihadiri Kepala Badan Pusat Logistik Budi Waseso bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi

BACA JUGA :  PDIP Blak-blakan Sebut Era Soeharto Lebih Baik dari Penguasa Saat Ini

Budi Waseso yang hadir dalam rapat tersebut, berujar pertemuannya dengan Jokowi hari ini, hanya membahas soal harga beras yang masih terus merangkak naik.

Harga beras menjadi perhatian Jokowi lantaran komoditas tersebut termasuk penyumbang utama dalam menaikan level inflasi nasional.

Ketiga instansi hadir, menurut Buwas, lantaran merekalah yang berperan dalam pendistribusian dan pengendalian harga beras, khususnya program operasi pasar.

“Operasi pasar ini kan yang stabilisasinya ada di Kemendag nih. Kemudian Bulog pelaksananya, Bapanas yang memegang regulasinya. Itu aja mungkin, jadi jangan ke mana-mana pikirannya,” ujarnya, Selasa (31/1/2023)

BACA JUGA :  Beathor Blak-blakan Tuding Jokowi Korupsi, Rumahnya Disebut Punya Bunker Uang

Meski membahas sengkarut beras, Jokowi tak mengundang Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang bertanggung jawab terhadap produksi dan pasokan beras di Tanah Air.

Namun, Buwas enggan menanggapi hal itu. Menurutnya, kemungkinan besar Jokowi saat ini sedang fokus pada sisi pendistribusian beras.

Adapun Jokowi saat dicecar wartawan soal ketidakhadiran SYL dalam rapat terbatas di di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa 31 Januari 2023, hanya menjawab singkat

“Ya mungkin masih ke luar kota,” kata Jokowi.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Harvick Hasnul Qolbi mengatakan siap menggantikan SYL jika itu perintah Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA :  KPK Didesak Segera Tahan Hasto dan Periksa Megawati

Hal tersebut, disampaikan saat ditemui sela-sela kunjungannya di Kecamatan Kalukku, Mamuju, Sulbar, Rabu (1/2/2023)

“Apapun, kalau Presiden atau masyarakat meminta itu sebuah amanah. Masalah siap dan tidak siap biarkan masyarakat menilai,” kata Harvick.

Dirinya mengaku sejauh ini belum ada panggilan diterimanya untuk merapat ke Istana Presiden.

Sehingga, dirinya hanya bekerja sesuai tanggungjawabnya sebagai Wamentan RI.

“Bagi saya bagaimana kita bisa berbuat untuk banyak orang lagi. Buat saya pribadi begitupun dengan kawan-kawan di Kabinet semua bekerja dengan baik,” ungkapnya

Editor : Isal

Berita Terkait

Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung
Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”
Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai
Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”
Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh
Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim
Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks
Dipolitisasi di Film Pesta Babi, Pejuang Lingkungan Balik Arah Dukung Food Estate

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:00 WITA

Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:06 WITA

Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:43 WITA

Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:35 WITA

Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:32 WITA

Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh

Berita Terbaru