Israel Putuskan Internet di Gaza, Elon Musk Didesak Beri Akses Starlink

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 17:59 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Israel Putuskan Internet di Gaza, Elon Musk Didesak Beri Akses Starlink

Jumlah korban di Gaza sampai Sabtu pagi (28/10/2023) terus bertambah sesudah dibombardir Zionis Israel sepanjang malam

Zonafaktualnews.com – Sudah lebih dari 7.000 warga Palestina yang sebagian besar anak-anak dan perempuan tewas akibat gempuran Israel terus menerus.

Terakhir,  pemutusan layanan telepon dan internet sedang terjadi lebih dari 12 jam pasca pemboman Israel ke perusahaan telekomunikasi.

Pemadaman komunikasi terkini membuat akses terhadap tanggap darurat hampir tidak mungkin dilakukan.

Pasalnya, aliran listrik dan akses komunikasi membuat ribuan keluarga dan sejawat yang tinggal di luar negeri khawatir akan kesejahteraan orang yang dikasihinya

BACA JUGA :  6 Starlink Bakal Diluncurkan, Ini Pesan Elon Musk untuk Operator Dunia

Warganet dari seluruh dunia meminta Elon Musk untuk memberi Gaza akses ke Starlink setelah wilayah kantung Palestina ini kehilangan akses internet dan komunikasi

Elon Musk Didesak Beri Akses Starlink
Elon Musk Didesak Beri Akses Starlink

Musk yang juga pemilik Starlink SpaceX secara pribadi mengirimkan banyak terminal ke Ukraina. Tindakan ini memungkinkan akses ke sistem internet berbasis satelit.

Layanan ini diandalkan oleh pengguna militer dan sipil setelah Rusia memutus sistem komunikasi Ukraina sesaat sebelum invasi pada 2022.

Menanggapi desakan warganet, Elon Musk mengatakan bahwa layanan satelit Starlink miliknya akan mendukung akses internet di Gaza, Palestina.

BACA JUGA :  Serangan Udara Tertangkis, Israel Gagal Menembus Pertahanan Iran

“Starlink akan mendukung konektivitas ke organisasi bantuan yang diakui secara internasional di Gaza,” tulis Musk di X Twitter, yang dilihat pada Sabtu (28/10/2023)

Sebagai informasi, SpaceX meluncurkan satelit Starlink pada Mei 2019 dan telah mengirimkan lebih dari 5.000 objek yang diproduksi secara massal ke luar angkasa.

Perusahaan Elon Musk ini mengumumkan telah mencapai lebih dari 2 juta pelanggan pada September 2023 dan berencana untuk mendeploy 12.000 satelit, sebuah target yang bisa ditingkatkan menjadi 42.000.

BACA JUGA :  Trump Incar Relokasi 1 Juta Warga Gaza ke Libya Secara Permanen

SpaceX Starlink adalah satelit orbit rendah yang menyediakan internet dengan data tanpa batas dan kecepatan broadband yang cepat.

Satelit-satelit ini menawarkan opsi internet tetap atau portabel kepada pengguna dengan harga yang cukup tinggi

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China