Israel Bombardir Pengungsian Rafah, 50 Warga Palestina Tewas

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel Bombardir Pengungsian Rafah

Israel Bombardir Pengungsian Rafah

Zonafaktualnews.com – Israel bombardir pengungsian Rafah mengakibatkan 50 warga Palestina tewas pada Senin (27/5/2024).

Selain itu, serangan Israel juga membuat banyak pengungsi terjebak di balik puing-puing yang terbakar.

Mengutip Reuters, para korban yang selamat mengatakan bahwa mereka sedang bersiap untuk tidur di pengungsian Rafah ketika serangan menghantam lingkungan Tel Al-Sultan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di kawasan itu, ribuan orang berlindung setelah pasukan Israel memulai serangan darat di timur Rafah lebih dari dua minggu lalu.

BACA JUGA :  Pemimpin Tertinggi Iran Tewas, AS dan Israel Aktor di Balik Operasi Militer

“Kami berdoa dan kami menyiapkan tempat tidur anak-anak kami untuk tidur. Tidak ada yang aneh, kemudian kami mendengar suara yang sangat keras, dan terjadilah kebakaran di sekitar kami,” kata Umm Mohamed Al-Attar, seorang pengungsi yang selamat.

Menurut laporan otoritas kesehatan Gaza, lebih dari separuh korban tewas adalah perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia.

Jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat dari orang-orang yang menderita luka bakar parah di pengungsian Rafah.

BACA JUGA :  Perlahan Israel Ubah Tempat Persembunyian Hamas Jadi Puing-Puing

Militer Israel mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki laporan bahwa serangan yang dilakukan terhadap komandan kelompok militan Islam di Pengungsian Rafah telah menyebabkan kebakaran.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan itu tidak dimaksudkan untuk menimbulkan korban sipil.

“Di Rafah, kami telah mengevakuasi sekitar 1 juta warga non-kombatan dan meskipun kami berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menyakiti warga non-kombatan, sayangnya ada sesuatu yang tidak beres,” kata Netanyahu.

BACA JUGA :  Jadi Mangsa Israel, Husein dan Keluarga Dievakuasi dari Gaza ke Indonesia

Israel tetap melanjutkan serangannya ke Rafah, meskipun Mahkamah Internasional (ICJ) pada Jumat lalu telah memerintahkan mereka untuk berhenti.

Israel beralasan, keputusan tersebut hanya akan memberikan ruang bagi Hamas dan militan lainnya untuk beraksi di wilayah tersebut.

Lebih dari 36.000 penduduk Palestina telah kehilangan nyawa akibat serangan brutal militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:15 WITA

Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Kamis, 23 April 2026 - 16:48 WITA

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Berita Terbaru