Israel Bombardir Pengungsian Rafah, 50 Warga Palestina Tewas

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:55 WITA

Israel Bombardir Pengungsian Rafah

Israel Bombardir Pengungsian Rafah

Zonafaktualnews.com – Israel bombardir pengungsian Rafah mengakibatkan 50 warga Palestina tewas pada Senin (27/5/2024).

Selain itu, serangan Israel juga membuat banyak pengungsi terjebak di balik puing-puing yang terbakar.

Mengutip Reuters, para korban yang selamat mengatakan bahwa mereka sedang bersiap untuk tidur di pengungsian Rafah ketika serangan menghantam lingkungan Tel Al-Sultan.

Di kawasan itu, ribuan orang berlindung setelah pasukan Israel memulai serangan darat di timur Rafah lebih dari dua minggu lalu.

“Kami berdoa dan kami menyiapkan tempat tidur anak-anak kami untuk tidur. Tidak ada yang aneh, kemudian kami mendengar suara yang sangat keras, dan terjadilah kebakaran di sekitar kami,” kata Umm Mohamed Al-Attar, seorang pengungsi yang selamat.

BACA JUGA :  Bisnis Israel Kolaps, 46 Ribu Usaha Gulung Tikar Akibat Konflik Gaza

Menurut laporan otoritas kesehatan Gaza, lebih dari separuh korban tewas adalah perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia.

Jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat dari orang-orang yang menderita luka bakar parah di pengungsian Rafah.

Militer Israel mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki laporan bahwa serangan yang dilakukan terhadap komandan kelompok militan Islam di Pengungsian Rafah telah menyebabkan kebakaran.

BACA JUGA :  Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan itu tidak dimaksudkan untuk menimbulkan korban sipil.

“Di Rafah, kami telah mengevakuasi sekitar 1 juta warga non-kombatan dan meskipun kami berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menyakiti warga non-kombatan, sayangnya ada sesuatu yang tidak beres,” kata Netanyahu.

Israel tetap melanjutkan serangannya ke Rafah, meskipun Mahkamah Internasional (ICJ) pada Jumat lalu telah memerintahkan mereka untuk berhenti.

BACA JUGA :  Pasukan Israel Gempur Pusat Kota Gaza, Puluhan Korban Jiwa Berjatuhan

Israel beralasan, keputusan tersebut hanya akan memberikan ruang bagi Hamas dan militan lainnya untuk beraksi di wilayah tersebut.

Lebih dari 36.000 penduduk Palestina telah kehilangan nyawa akibat serangan brutal militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WITA

Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terbaru