Guru Besar Unnes Pamer Ijazah Lawas UGM, Singgung Perbedaan dengan Versi Jokowi

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ijazah Prof Saratri Wilonoyudho (Instagram/saratri_wilonoyudho)

Ijazah Prof Saratri Wilonoyudho (Instagram/saratri_wilonoyudho)

Zonafaktualnews.com – Guru Besar Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Saratri Wilonoyudho, menjadi sorotan publik usai mengunggah foto ijazah lawas miliknya saat menempuh pendidikan S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Lewat akun Instagram pribadinya, @saratri_wilonoyudho, Prof Saratri memamerkan ijazah sarjana tekniknya yang terbit pada tahun 1986.

“Ijazah Universitas Gadjah Mada tahun 1986,” tulisnya guru besar Unnes singkat dalam unggahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menarik, unggahan ini muncul di tengah polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang kembali jadi perbincangan publik.

BACA JUGA :  Ijazah Jokowi Dipertanyakan, Pendemo Geruduk Rumah Pribadi di Solo

Prof Saratri pun tak menampik adanya perbedaan antara ijazahnya dengan salinan ijazah milik Jokowi yang beredar di media sosial.

Meski menegaskan dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menilai keaslian dokumen orang lain, Prof Saratri menyebut sejumlah perbedaan cukup mencolok, mengingat tahun kelulusan mereka hanya berselisih satu tahun—1986 untuk dirinya dan 1985 untuk Jokowi.

“Punya saya tidak ada materai. Foto ijazah juga tidak diperkenankan memakai kacamata seperti yang terlihat di ijazah milik Pak Jokowi. Font-nya juga berbeda,” kata Saratri kepada wartawan, Selasa (15/4/2025).

Guru Besar Unnes Pamer Ijazah Lawas UGM, Singgung Perbedaan dengan Versi Jokowi
Ijazah Jokowi (X/Twitter @DokterTifa)

Selain itu, ia juga menyoroti nama rektor yang tercantum dalam ijazah, serta gaya penulisan yang menurutnya menunjukkan nuansa berbeda antara dua dokumen yang berasal dari institusi dan era yang nyaris sama.

BACA JUGA :  Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

“Setahu saya, kalau hanya terpaut setahun ya hampir sama. Tahun 80-an format ijazah rata-rata seragam,” imbuhnya.

Meskipun unggahannya menjadi viral dan memicu perbandingan, Prof Saratri menegaskan bahwa niatnya murni untuk edukasi dan berbagi pengetahuan kepada publik. Ia ingin menunjukkan seperti apa format ijazah UGM pada masanya.

“Kalau saya, ijazahnya pasti asli dan halal. Karena, maaf, saya tidak pernah plagiat, tidak pernah menyontek. Jadi saya cukup percaya diri dengan itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Denny Indrayana Buka-bukaan Alasan Bela Roy Suryo: “Hukum Sedang Diperalat”

Diketahui, Prof Saratri merupakan tokoh akademik yang aktif sebagai Anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Jawa Tengah.

Prof Saratri juga dikenal sebagai sosok yang pertama kali menyuarakan dugaan plagiasi terhadap mantan Rektor Unnes, Fathur Rokhman.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WITA

Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:11 WITA

Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Senin, 19 Januari 2026 - 02:13 WITA

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun

Berita Terbaru