Gibran Berdusta Klaim Food Estate Singkong Prabowo Panen

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran Berdusta Klaim Food Estate Singkong Prabowo Panen

Gibran Berdusta Klaim Food Estate Singkong Prabowo Panen

Zonafaktualnews.com – Cawapres Gibran Rakabuming Raka berdusta atas klaim food estate singkong Prabowo panen.

Hal itu disampaikan Juru Kampanye Hutan Greenpeace, Iqbal Damanik sebagaimana seperti yang dikutip Tempo.

Iqbal Damanik membantah pernyataan cawapres 02 itu yang mengklaim food estate di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah berhasil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, sudah tiga kali mendatangi lokasi food estate di Gunung Mas dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Hasilnya, mereka tidak pernah melihat keberhasilan proyek tersebut di sana.

“Kami tidak melihat ada sedikitpun keberhasilan (food estate) di sana,” kata Iqbal, Senin (22/1/2024).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sempat memimpin proyek food estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Prabowo bermimpi membuat sentra produksi singkong di sana.

BACA JUGA :  Geger, Video Sekda Takalar Kampanyekan Cawapres 02

Dia lantas membabat hutan di Gunung Mas untuk ditanami singkong. Namun, setelah hutan dibabat, ternyata tanah di sana tidak cocok untuk singkong sehingga tanaman tersebut tidak bisa tumbuh.

Padahal, lingkungan terlanjur rusak dan menyebabkan banjir di desa-desa sekitar.

Belakangan, pemerintah menanam jagung di bekas lahan perkebunan singkong yang gagal tersebut.

Jagung yang ditanam di sana juga terkesan dipaksakan karena jagung ditanam di dalam polybag.

Iqbal mengatakan bahwa proyek food estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah oleh Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo telah menyebabkan deforestasi dan bencana.

“Food estate mendorong terjadinya deforestasi dan itu harus dihentikan, termasuk menjadi kebakaran hutan dari pembukaan lahan gambut,” ucapnya.

BACA JUGA :  Gibran Dinilai Sombong dan Sok Pintar dalam Debat, Publik Muak Pilih 02

Iqbal juga mengatakan, singkong yang ditanam di sana tidak tumbuh dengan baik bahkan banyak yang mati. Perkebunan singkong yang mengorbankan hutan itu tidak berproduksi.

Sehingga proyek tersebut hanya menyisakan kerugian keuangan negara, kerusakan hutan, dan penderitaan masyarakat saja tanpa menghasilkan apa-apa.

Ke depan, Iqbal menekankan bahwa proyek food estate bukan langkah yang tepat untuk dilanjutkan, mengingat belum ada satu pun proyek food estate yang benar-benar berhasil di Indonesia.

“Karena selama ini pangan dan pertanian kita ditopang oleh modal sosial petani untuk lebih berhasil,” kata dia.

Seperti diketahui, dalam debat Cawapres Minggu (21/1/2024) cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka menanggapi berbagai kritik Mahfud Md terhadap program food estate alias lumbung pangan yang gagal.

BACA JUGA :  CSIS Kuliti Klaim Gibran Soal Keberhasilan Food Estate: Itu Sawah Palsu

“Saya tegaskan sekali lagi Pak, (food estate) memang ada yang gagal, tapi ada yang berhasil, juga ada yang sudah panen,” ujar putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut.

Gibran pun mencontohkan food estate di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Gibran mengklaim, proyek tersebut sudah panen jagung dan singkong.

Gibran maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Mereka berhadapan dengan dua pasangan lainnya yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru