Gadis 23 Tahun Asal Sukabumi Dijual ke China Rp200 Juta, Disekap dan Jadi Budak Seks

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi - Gadis 23 Tahun Asal Sukabumi Dijual ke China Rp200 Juta, Disekap dan Jadi Budak Seks

Foto ilustrasi - Gadis 23 Tahun Asal Sukabumi Dijual ke China Rp200 Juta, Disekap dan Jadi Budak Seks

Zonafaktualnews.com – Seorang gadis berusia 23 tahun asal Sukabumi, Jawa Barat, berinisial RR, menjadi korban perdagangan manusia usai dijual secara online ke China dengan harga Rp200 juta.

RR mengaku disekap dan dijadikan budak seks di Kota Xiamen.

Awalnya, RR hanya ingin mencari pekerjaan dan tertarik dengan tawaran melalui Facebook yang menjanjikan gaji Rp30 juta di luar negeri.

Sebelumnya, korban bekerja sebagai buruh pabrik sepatu di Sukabumi. Tawaran pekerjaan itu membuat RR mendatangi lokasi wawancara di wilayah Cugenang, Kabupaten Cianjur, pada Mei 2025, seperti disampaikan kuasa hukumnya, Rangga Suria Danuningrat, Rabu (17/9/2025).

Di Cugenang, RR bertemu dua pria berinisial JA dan Y yang kemudian menjualnya secara online kepada warga China.

“Ternyata, RR sedang dijual ke luar negeri dengan harga Rp200 juta,” ujar Rangga.

BACA JUGA :  Kematian Arya Masih Jadi Misteri, Dokter Jiwa: Banyak Kejanggalan Tak Terjawab

Setelah keberangkatan RR ke China pada 18 Mei 2025, keluarga korban awalnya mengira RR bekerja sebagai asisten rumah tangga. Namun, kenyataannya berbeda. RR justru disekap di sebuah rumah di Xiamen dan dipaksa menjadi budak seks.

Pada akhir Agustus 2025, korban sempat mengirim pesan singkat kepada keluarganya.

“Neng lagi di China. Tolong, disekap,” ungkap Rangga, membacakan isi chat korban.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Mucikari di Makassar, Patok Tarif Kencan SPG Bali hingga Rp 10 Juta

Keluarga RR segera melaporkan kasus ini ke Polres Sukabumi Kota dan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), berharap pemerintah dapat membantu pemulangan RR.

Para pelaku bahkan meminta tebusan sebesar Rp200 juta agar korban dilepaskan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru