Ekspansi Tambang Ilegal di Sinjai Tak Terkendali, Kapolres Cuma Bilang ‘Terima Kasih’

Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:31 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ekspansi Tambang Ilegal di Sinjai Tak Terkendali, Kapolres Cuma Bilang ‘Terima Kasih’

Kantor Mapolres Sinjai

Zonafaktualnews.com – Ekspansi tambang ilegal di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, semakin tak terkendali.

Sejumlah tambang beroperasi tanpa izin lengkap dan menggunakan BBM bersubsidi jenis solar.

Meski praktik ini sudah menjadi rahasia umum, aparat penegak hukum dinilai lamban bertindak.

Berdasarkan investigasi tim media ini, aktivitas tambang ilegal tersebar di beberapa kecamatan, termasuk Bulupoddo, Sinjai Selatan, Sinjai Timur, dan Sinjai Utara.

Seorang penambang berinisial M di Sinjai Selatan mengakui bahwa tambangnya belum memiliki izin resmi.

“Iya, kalau tambang satunya memang belum ada izin. Kalau yang ini sudah hampir lengkap, tapi untuk BBM, terus terang kami pakai solar subsidi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tambang Batubara Ilegal Merajalela di IKN, DPR Duga Ada Pejabat Terlibat

Tak hanya itu, dugaan keterlibatan oknum juga mencuat. Sebuah alat berat ekskavator di salah satu tambang diduga milik seorang oknum berinisial S alias AN. Namun, saat dikonfirmasi, S alias AN enggan memberikan tanggapan.

Di tempat terpisah, pemilik tambang pasir di Sinjai Tengah, AR, mengaku izinnya telah habis sejak Oktober 2024 dan belum diperpanjang.

“Saya sudah mengajukan perpanjangan, tapi belum ada kejelasan. Kalau memang tidak bisa diperpanjang, saya akan beralih usaha ke penggemukan sapi,” katanya.

BACA JUGA :  Dituding Tunduk pada Pemodal, APH Sinjai Didesak Usut Tambang Ilegal

AR juga mengeluhkan rumitnya proses perizinan dan biaya yang mencapai Rp1,5 miliar.

Putri AR, inisial UK, berharap pemerintah memberikan kebijakan yang lebih fleksibel agar tambang rakyat dapat beroperasi secara legal.

“Kami hanya berharap ada kebijakan yang membantu kami agar usaha tambang ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Ironisnya, reklamasi sebagai bagian dari regulasi penataan ruang pertambangan juga belum diterapkan di Sinjai.

BACA JUGA :  Isu Setoran Tambang Ilegal Memanas, Kasat Reskrim Maros Mencak-mencak

Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar, yang dikonfirmasi terkait persoalan ini, hanya memberikan respons singkat.

“Terima kasih infonya,” tulisnya singkat.

Kendati demikian, tanpa tindakan tegas dari aparat, ekspansi tambang ilegal di Sinjai dikhawatirkan akan semakin menggurita, merugikan negara, dan merusak lingkungan.

 

(Tim : S/M.S)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah