Ejek Honorer Pakai BPJS, Karyawati PT Timah yang Viral Dipecat

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawati PT Timah Inisial DCW Dipecat (Ist)

Karyawati PT Timah Inisial DCW Dipecat (Ist)

Zonafaktualnews.com – PT Timah Tbk resmi memecat karyawatinya berinisial DCW setelah video dirinya yang mengejek pekerja honorer karena menggunakan BPJS viral di media sosial.

Keputusan ini diambil setelah perusahaan melakukan pemeriksaan internal terkait pelanggaran terhadap aturan perusahaan.

“Perusahaan telah melakukan evaluasi terhadap yang bersangkutan dan memutuskan untuk memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja,” ujar Kepala Bidang Komunikasi PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Kamis (6/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggi menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk komitmen PT Timah dalam menegakkan aturan serta menjaga etika di lingkungan kerja. Ia juga mengingatkan seluruh karyawan agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

BACA JUGA :  Kemenkes Tanggapi Isu Penghapusan Kelas 1,2 dan 3 BPJS Kesehatan

“Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh karyawan PT Timah untuk senantiasa menjunjung tinggi etika dan menaati peraturan yang berlaku,” tambahnya.

Anggi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa aktivitas media sosial DCW tidak mencerminkan nilai-nilai atau kebijakan perusahaan.

Dalam video yang beredar, DCW terlihat mengejek pekerja honorer yang menggunakan BPJS untuk berobat. Sambil menunjuk logo PT Timah di bajunya, ia menyampaikan bahwa dirinya tidak perlu antre karena berstatus pasien prioritas.

BACA JUGA :  Prabowo Kawal Langsung Pengembalian Aset Tambang Ilegal ke Negara

“Ngantre ya, Dek? BPJS, ya? Ha-ha-ha, oh BPJS, masih honorer ya? Kebetulan saya kan (menunjuk logo PT Timah di baju) saya nggak ngantre, Dek, pasien prioritas, ha-ha-ha…,” ujar DCW dalam video tersebut.

Menanggapi kejadian ini, PT Timah sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik.

Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya menjunjung tinggi nilai-nilai etika, harmoni, dan rasa saling menghormati.

“Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu atas aktivitas media sosial salah satu karyawan kami yang diduga menyebarkan informasi yang mendiskreditkan pihak tertentu,” tulis PT Timah dalam unggahan di akun Instagram resminya.

BACA JUGA :  Prabowo Kawal Langsung Pengembalian Aset Tambang Ilegal ke Negara

PT Timah juga menegaskan bahwa video yang dibuat oleh DCW tidak berhubungan dan tidak mewakili perusahaan. Seluruh karyawan PT Timah mendapatkan fasilitas layanan kesehatan BPJS sesuai dengan kelas kepesertaan masing-masing tanpa ada perbedaan.

“Menegaskan bahwa konten yang disampaikan oleh pemilik akun media sosial tersebut tidak mencerminkan karakter dan budaya kerja perusahaan. Seluruh karyawan PT Timah Tbk memperoleh fasilitas layanan kesehatan BPJS sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru