Duel Takhta: Andi Iskandar Vs Raja Gadungan, Lembaga Adat Gowa Siap Lawan Fitnah

Jumat, 26 Juli 2024 - 13:28 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Duel Takhta: Andi Iskandar Vs Raja Gadungan, Lembaga Adat Gowa Siap Lawan Fitnah

Lembaga Adat Pasereanta Firman Sombali (Ist)

Zonafaktualnews.com – Perebutan takhta Kerajaan Tallo memasuki babak baru yang penuh ketegangan, dengan tuduhan raja gadungan mengguncang komunitas adat setempat.

Akbar Amir melaporkan Andi Iskandar ke Polda Sulsel dengan klaim bahwa Andi Iskandar adalah raja gadungan yang terlibat dalam kasus dana konsinyasi.

Tuduhan ini mencuat sebagai bagian dari upaya Akbar Amir untuk memvalidasi klaimnya sebagai Raja Tallo yang sah.

Namun, tuduhan tersebut segera memicu reaksi keras dari Andi Iskandar dan Lembaga Adat Pasereanta Firman Sombali.

Dalam sebuah pernyataan tegas, anak dan cucu Raja Gowa memberikan dukungan penuh kepada Andi Iskandar.

Sebagai Ketua Lembaga Adat Pasereanta Firman Sombali (LAPFS) Kerajaan Islam Kembar Gowa-Tallo dan pemangku adat Raja Tallo ke-19, Andi Iskandar melaporkan balik tuduhan tersebut.

BACA JUGA :  Tak Ada Kenaikan BBM, Antrean di SPBU Makassar Masih Dipadati Kendaraan

Laporan ini disebarluaskan melalui Facebook dan grup media sosial sebagai tanggapan terhadap penyebaran kebencian dengan merujuk pada Pasal 27 dan 28 tentang pencemaran nama baik dan fitnah.

“Kami meminta Kapolda Sulsel untuk segera mempercepat proses hukum agar kebenaran dapat segera terungkap,” tegas Andi Iskandar dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Jumat (26/7/2024)

Lembaga Adat Pasereanta Firman Sombali, yang didirikan pada tahun 2001 dan mengalami perubahan pada tahun 2007, memberikan dukungan penuh kepada Andi Iskandar.

Lembaga ini memiliki struktur yang terdiri dari tujuh gallarrang, appa tumbu, dan tujuh karaeng loe, yang diatur dalam Anggaran Dasar Rumah Tangga.

BACA JUGA :  Mayat Pria Bertato Tengkorak Ditemukan di Tanjung Bayang

“Kami telah mengukuhkan Brigjen TNI H. Andi Oddang sebagai Raja Tallo. Dukungan kami terhadap Andi Iskandar adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga integritas lembaga dan melestarikan budaya Tallo,” jelas Andi Iskandar.

Dukungan juga datang dari tokoh-tokoh adat seperti Andi Maddusila Petta Nyonri dan Andi Makmun Karaengta Bontolangkasa.

Mereka menyatakan tekad untuk melestarikan budaya Tallo dan mengangkat kembali rumah adat kerajaan Tallo sebagai simbol kebanggaan kota Makassar.

“Kami mendukung upaya untuk membangun dan mengembangkan rumah adat Tallo sebagai ikon kota Makassar,” tambah Andi Iskandar.

Sebagai langkah lanjutan, Lembaga Adat Pasereanta Firman Sombali berencana mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah melalui media sosial dan grup, termasuk mereka yang mengatasnamakan Karaeng Katiting, Karaeng Samad, dan Tombong.

BACA JUGA :  Viral, Dua Pria Terekam “Solo Karier” di Tengah Penumpang Bus Transjakarta

“Kami akan memanggil dan menuntut pertanggungjawaban mereka yang menghina dan memfitnah, terutama mereka yang merusak reputasi keluarga kami,” tegas Andi Iskandar.

Dengan tekad yang kuat, Lembaga Adat Pasereanta Firman Sombali berkomitmen untuk menjaga integritas serta melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan oleh leluhur mereka, sambil menuntut keadilan atas tuduhan yang dianggap tidak berdasar.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
Kecam Pungutan Listrik SDN Mangkura 1, GMMPH Desak Kepsek Dicopot
GRH Sulsel Tantang Prabowo-Gibran Bertanggung Jawab atas 21 Inpres Perampasan DPR