Viral Video Oknum Polisi Diduga Teler, Ngaku Sedang Jalankan Tugas Penyamaran

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan oknum polisi berinisial Kompol DK saat diduga menggunakan vape, hingga akhirnya menjalani pemeriksaan dan ditempatkan di Patsus oleh Bid Propam Polda Sumut. (Foto kolase).

Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan oknum polisi berinisial Kompol DK saat diduga menggunakan vape, hingga akhirnya menjalani pemeriksaan dan ditempatkan di Patsus oleh Bid Propam Polda Sumut. (Foto kolase).

Zonafaktualnews.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang oknum polisi diduga tengah menggunakan vape berisi narkotika.

Sosok dalam rekaman itu diketahui merupakan perwira polisi berinisial Kompol DK yang bertugas di wilayah Medan, Sumatera Utara.

Menyikapi viralnya video tersebut, Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) langsung mengambil langkah cepat dengan mengamankan Kompol DK ke Penempatan Khusus (Patsus) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, dalam proses pemeriksaan awal, Kompol DK mengakui bahwa pria yang ada di dalam video tersebut adalah dirinya.

Meski demikian, Kompol DK memberikan penjelasan bahwa peristiwa dalam rekaman itu disebut terjadi pada tahun 2025 saat dirinya sedang menjalankan operasi penyelidikan kasus narkotika bersama seorang informan.

“Yang bersangkutan berdalih aktivitas tersebut berkaitan dengan penyelidikan. Namun, keterangan ini masih kami dalami untuk memastikan apakah sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (SOP) atau tidak,” ungkap Kombes Ferry, Kamis (30/4/2026).

BACA JUGA :  Selebgram Chika Ditangkap Tengah Isap Narkoba

Polda Sumut menegaskan, meskipun terdapat alasan terkait tugas penyamaran, tindakan yang terlihat dalam video tetap menjadi perhatian serius karena menyangkut etika dan citra institusi kepolisian.

Untuk mendukung proses pemeriksaan, Propam turut melakukan serangkaian tes laboratorium terhadap Kompol DK.

Hasil tes urine diketahui negatif, sementara hasil pemeriksaan darah dan rambut masih menunggu analisis dari laboratorium forensik.

Selain itu, sejumlah pihak yang muncul dalam video juga akan dimintai keterangan guna memperjelas kronologi kejadian yang sebenarnya.

BACA JUGA :  Selebgram Ratu Entok Dipolisikan

“Kami memastikan proses ini berjalan transparan. Apabila ditemukan pelanggaran, baik disiplin maupun kode etik, tentu akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kombes Ferry.

Polda Sumut pun meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan tetap menunggu hasil resmi dari proses pemeriksaan yang sedang berlangsung.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring
Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:19 WITA

Viral Video Oknum Polisi Diduga Teler, Ngaku Sedang Jalankan Tugas Penyamaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:19 WITA

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Berita Terbaru