Dari Ngopi ke Nostalgia, Cerita Wartawan GLAMUR yang Hidup Kembali

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wartawan senior berkumpul dalam suasana santai sambil berbincang di sebuah warkop di Makassar.

Sejumlah wartawan senior berkumpul dalam suasana santai sambil berbincang di sebuah warkop di Makassar.

Forum wartawan ini dibentuk puluhan tahun lalu. Namun, kemudian sudah vakum karena, saat itu, Sebagian besar tokohnya telah wafat.

Iwan Azis hendak menghidupkan kembali forum itu, setelah suatu Ketika mengajak Asnawin Amiruddin ngopi di Warkop PWI Sulawesi Selatan di Jalan AP Pettarani, di masa H Syamsu Nur menjabat sebagai Ketua PWI Sulawesi Selatan.

Saat ngopi, keduanya bernostalgia. Asnawin mengajukan pertanyaan, “Bagaimana ini Kanda, apa kita tidak bisa kumpul-kumpul lagi dengan teman-teman?”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iwan Azis spontan menjawab, “Bikin ki GLAMUR 2.”

Asnawin lalu membuat grup WhatsApp Wartawan GLAMUR 2. Meski banyak yang kemudian menyarankan agar tidak perlu menggunakan nama GLAMUR 2, cukup GLAMUR saja.

BACA JUGA :  Wakapolri Tegaskan Wartawan Tidak Bisa Dijerat dengan UU ITE

Dia kemudian mengundang sejumlah wartawan senior, antara lain HM Dahlan Abubakar, HL Arumahi, Andi Pasamangi Wawo, Andi Patarai Wawo, Ahmadi Haruna, Ardhy Basir, Andi Wanua Tangke, Hasan Basri Ambarala, Hasan Kuba, Machmud Sallie, Fred C. Kuen, Zulkarnaen Hamson, Yasmin Tendan, dan Nurhayana Kamar.

Wartawan GLAMUR ini sempat beberapa kali mengadakan pertemuan, antara lain di Warkop Phoenam di Jalan Jampea dan di Jalan Boulevard, di Kafe Baca Jalan Adhiyaksa, Kafe Kanrejawa Jalan Aroepala, dan di Graha Pena.

Iwan Azis mengenang, PWI itu punya nama besar, punya akses di mana-mana. Dahulu, PWI bahkan merupakan satu-satunya oraganisasi wartawan di Tanah Air.

BACA JUGA :  Perbedaan Kontras: Kapolri Dukung Kritik, Kapolda Sulsel Intimidasi

Sehingga bargaining position PWI begitu kuat. Saat itu, PWI banyak mendapat bantuan berupa hibah anggaran maupun asset dari sejumlah Pemda di Sulawesi Selatan.

Di Makassar, misalnya, PWI mendapat bantuan lahan pekuburan di Kawasan Sudiang. Sementara Pemkab Maros, memberi hibah tanah di belakang Dinas Pertanian Kabupaten Maros, juga kepada organisasi ini.

Di Sidrap (Sidenreng Rappang), PWI pernah pula mendapat hibah berupa lahan lengkap dengan kebunnya. Ini, kata Iwan Azis, di masa pemerintahan Bupati Sidrap, Kolonel (Purn) H. Opu Sidik.

Opu Sidik menjadi Bupati Sidrap selama kurun 1978-1988, atau dua periode. Opu Sidik ini nanti jadi Ketua ORGANDA (Organisasi Angkutan Darat) Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Emak-emak Rusuh Lempar Sandal dan Siram Air Mineral ke Jokowi

Bagi Iwan Azis, kenangan bersama PWI begitu kuat. Termasuk ketika beliau mengikuti PORWANAS (Pekan Olahraga Wartawan Nasional), pertama kali, saat digelar di Makassar.

Penyelenggaraan PORWANAS di Makassar ini, untuk yang kedua kalinya. Saat menghadiri PORWANAS di Padang, Sumatra Barat, beliau hanya peninjau. Meski ke sana hanya menumpangi kapal laut, namun itu dilakukan penuh semangat dan kebanggaan.

“Betapa sulitnya dahulu bisa mengikuti kegiatan-kegiatan PWI, walaupun saya bagian dari sistem dan berada dalam organisasi profesi wartawan tersebut,” pungkasnya.

(RT/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Berita Terbaru