Dari Ngopi ke Nostalgia, Cerita Wartawan GLAMUR yang Hidup Kembali

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wartawan senior berkumpul dalam suasana santai sambil berbincang di sebuah warkop di Makassar.

Sejumlah wartawan senior berkumpul dalam suasana santai sambil berbincang di sebuah warkop di Makassar.

Iwan Azis bercerita, dahulu Gedung PWI Sulawesi Selatan di Jalan AP Pettarani itu bernama Balai Wartawan, persis sama namanya dengan Balai Wartawan, saat masih berada di Jalan Penghibur Nomor 1, Pantai Losari.

Sebelum itu, gedung tersebut bernama Gedung Gelora Pantai, milik Perusda Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan.

Lahan di gedung Jalan AP Pettarani ini merupakan hasil tukar guling (ruislag) dengan Balai Wartawan di kawasan Pantai Losari tersebut, pada tahun 1995.

Pada tahun 1997, terbit berita acara penandatanganan bersama antara Gubernur Sulawesi Selatan, H. Zaenal Basri Palaguna, dengan Ketua PWI Sulawesi Selatan, kala itu, terkait penyerahan tanah dan bangunan milik Pemprov Sulawesi Selatan untuk dimanfaatkan sebagai Gedung Balai Wartawan Ujungpandang.

Kepemilikan lahan dan gedung ini, belakangan menuai kekisruhan bahkan masuk ruang siding, lantaran terjadi gugatan hukum.

Namun, bukan soal itu yang mau diceritakan dalam tulisan ini. Menurut pengakuan Iwan Azis, beliaulah yang membuat papan nama Gedung PWI Sulawesi Selatan itu, atas permintaan H. Syamsu Nur dan HM Alwi Hamu.

BACA JUGA :  Oknum LSM-Wartawan ‘Lindungi’ SPBU Panaikang di Takalar, Jerigen Solar Menumpuk

“Saya yang diminta bikin papan nama gedung itu karena dinilai cepat bisa menyelesaikan pekerjaan,” beber Iwan Azis.

Tujuannya, lanjut beliau, supaya gedung itu secara eksklusif menjadi tempat berkumpul dan berkegiatannya teman-teman wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI. Sejak saat itu, nama Balai Wartawan berganti menjadi Gedung PWI Sulawesi Selatan.

Iwan Azis termasuk orang yang banyak ide. Beliau suka mengambil prakarsa, di antaranya Ketika beliau mengajak Asnawin Amiruddin untuk menghidupkan kembali forum wartawan senior, yang bernama “Wartawan GLAMUR”. GLAMUR merupakan akronim dari Golongan Lanjut Umur.

BACA JUGA :  Jurnalis Tribrata TV Tewas Usai Beritakan Judi yang Dibekingi Oknum TNI

GLAMUR pada mulanya, digagas oleh sejumlah tokoh wartawan, seperti Husni Djamaluddin, Andi Moein MG, Arsal Alhabsi, Rahman Arge, Burhanuddin Amin, dan HM Alwi Hamu.

Berita Terkait

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Berita Terbaru