Caleg ‘Perusak’ Pohon dan Tiang Listrik di Makassar Bertebaran

Minggu, 3 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caleg ‘Perusak’ Pohon dan Tiang Listrik di Makassar Bertebaran

Caleg ‘Perusak’ Pohon dan Tiang Listrik di Makassar Bertebaran

Zonafaktualnews.com – Masa kampanye Pemilu Serentak 2024 akan dimulai November 2023 mendatang.

Meski belum memasuki masa kampanye, namun Caleg ‘perusak’ pohon dan tiang listrik sudah mulai bertebaran di Makassar.

Pemasangan baliho di pohon, median jalan, tiang listrik, dan trotoar dinilai mengganggu keindahan dan estetika lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alat-alat peraga kampanye yang seharusnya dipasang pada masa kampanye terbuka malah dipasang di luar jadwal kampanye.

BACA JUGA :  4 Hari Hilang, Bilqis di Makassar Terekam CCTV Bersama Perempuan Rambut Pirang

Iklan yang ditoleransi hanya alat peraga politik dan iklan komersil yang dipasang pada papan reklame bando dan billboard.

Alat peraga kampanye yang dipasang tanpa izin dan tidak membayar pajak, maka pemerintah diminta untuk segera menertibkan.

Begitu pula jika memiliki izin, membayar pajak, tetapi diletakkan pada tempat yang tidak sesuai maka hal itu pun tidak dibenarkan.

BACA JUGA :  Polisi Dalami Keterlibatan Ustaz Senior Usai Guru Ngaji TPA Babussalam Borong Jadi Tersangka

Ketua Umum Gema Rakyat Bersatu (GRB) Risdianto meminta Pemerintah Kota Makassar untuk dilakukan penertiban baliho.

“Kami minta Pemkot Makassar melalui Satpol PP untuk segera menertibkan APK caleg yang merusak estetika lingkungan” ujar Risdianto melalui pesan tertulisnya, Minggu (3/9/2023)

Risdianto mengatakan, alat peraga sosialisasi bacaleg sangat banyak terpampang di median jalan, tiang listrik, pohon hingga jalan protokol. Tak sedikit pula yang membandel.

BACA JUGA :  Oknum DC PT KB Finansia Multi Finance di Makassar Diduga Rampas Motor Warga

“Di sejumlah titik jalan seperti Jalan Borong, Toddopuli, hingga wilayah Kecamatan Panakkukang yang sempat diturunkan malah terpampang kembali” ujarnya

Risdianto menilai, belum terpilih sebagai caleg saja sudah melanggar, apalagi nanti jika terpilih.

“Semangat dan citra Adipura di Kota Makassar harus dipertahankan, jangan sampai kota tercinta ini menjadi kota sejuta baliho” pungkasnya

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terbaru